OKI, JITOE.com – Tim Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir (OKI) melakukan penggeledahan di tiga lokasi berbeda terkait kasus dugaan korupsi dana Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk petani tambak udang di Kabupaten OKI yang dikabarkan melibatkan salah satu bank BUMN, Kamis (03/07/2025).
Operasi ini dipimpin langsung Kepala Kejari OKI, Hendri Hanafi, dan menyasar kediaman tiga saksi kunci yang disebut-sebut terkait dalam aliran dana KUR yang merugikan negara mencapai lebih dari Rp10 miliar tersebut.
Lokasi pertama berada di Kabupaten Lampung Tengah, rumah milik saksi berinisial SS. Sementara dua lokasi lainnya berada di Kota Bandar Lampung, yakni rumah saksi W dan S. Seluruh tempat digeledah secara bersamaan untuk memastikan data dan dokumen yang relevan tidak sempat dipindahkan.
“Dari penggeledahan tersebut penyidik berhasil mengamankan sejumlah dokumen penting, termasuk dokumen perjanjian kredit, buku tabungan, serta dua unit kendaraan roda empat yang diduga berkaitan dengan aliran dana dalam kasus ini,” ungkap Hendri Hanafi, Selasa (08/07/2025) .
Sementara itu, Kasi Intelijen Kejari OKI, Agung Setiawan, menyampaikan semua bukti yang diamankan akan dianalisis lebih lanjut guna mengungkap pihak-pihak yang berperan dalam penyimpangan dana KUR ini. Ia menambahkan, penetapan tersangka akan diumumkan setelah seluruh bukti mencukupi.(*)












