Palembang, JITOE.com – Aksi nekat dua pelaku pencurian sepeda motor di kawasan Sukabangun Palembang nyaris menimbulkan korban jiwa. Salah satu pelaku sempat melepaskan tembakan dari senjata api hingga mengenai kaki seorang perempuan yang sedang melintas, saat aksi mereka digagalkan oleh pemilik motor.
Peristiwa berlangsung di depan D’Cia Kost, Jalan RA Abusamah, Kelurahan Sukabangun, Kecamatan Sukarami, Palembang, Rabu (30/07/2025) sekitar pukul 11.58 WIB. Saat itu, dua pelaku mencoba membawa kabur motor milik Mulyadi, warga KM 10 Alang-Alang Lebar. Namun aksi mereka tak berjalan mulus.
Korban penembakan bernama Nurul Safitri, seorang warga Kilometer 7, bukanlah target para pelaku. Ia sedang berboncengan dengan temannya, Restu (22), dan kebetulan melintas di lokasi saat situasi memanas. Menurut pengakuan Restu, mereka awalnya mengira ada perkelahian, karena suasana tampak gaduh. Posisi jalan yang macet membuat mereka tidak bisa segera menghindar dari lokasi.
“Kami mau lewat tapi di depan kami ada mobil, posisi jalan saat itu lagi macet,” kata Restu.
Nurul terkena peluru di kaki kanan dan langsung dibawa warga ke RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang untuk mendapat pertolongan medis.
Sementara itu, Mulyadi selaku pemilik motor menceritakan bahwa saat itu ia sedang mengantar makanan ke kost dan lupa mencabut kunci kontak dari motornya, Honda Beat BG 5847 AER. Saat kembali, ia melihat dua pelaku mendekati motornya, salah satunya langsung mencoba membawa kabur kendaraan tersebut.
“Saya langsung kejar, pelaku sempat jatuh. Yang pakai jaket hitam keluarkan senpi. Nembak satu kali kena teman saya di bagian kaki sebelah kanan,” jelas Mulyadi.
Aksi pengejaran dan keributan itu pun mengundang perhatian warga sekitar. Begitu pelaku menembakkan senjatanya, massa mulai mendekat, dan pelaku langsung kabur ke arah Sukabangun, meninggalkan motor yang gagal dibawa kabur.
Pihak kepolisian dari Satreskrim Polrestabes Palembang dan Tim Jatanras Polda Sumsel langsung turun ke lokasi. Dipimpin langsung oleh AKBP Andrie Setiawan dan AKBP Tri Wahyudi, petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), termasuk mengumpulkan bukti-bukti serta sidik jari.
Tim identifikasi juga tampak menyisir lokasi kejadian untuk memastikan jejak pelaku bisa segera ditelusuri. Saat ini, polisi masih memburu kedua pelaku dan melakukan penyelidikan lanjutan.(*)
Sumber: Britabrita.com












