EkonomiPalembang

Es Corona Dicampur 10 Nabati, Duitnya Pake Digital

Jitoe – Kehadiran dalam acara pameran dan loncing kuliner UMKN binaan Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Kota Palembang, Ketua Dharmawanita Persatuan Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa bersama Direktur Pemasaran Bank Sumselbabel, Antonius melakukan transaksi digital menggunakan QRIS dengan membeli sejumlah minuman Es Corona milik salah seorang peserta pameran yang digelar di halaman perkantoran BPKAD Kota Palembang, Jalan Merdeka (18/3/21).

Diketahui Es Corona milik Ibu Ayu Yuliana merupakan kolaborasi 10 jenis campuran bahan nabati, diantaranya, Coklat, Strobery, dan Natadecoco (Corona).
Direktur Antonius kesempatan itu bertransaksi menggunakan aplikasi QRIS membeli 10 mangkuk Es Corona.

Baca Juga:   Pagi yang Segar Bersama Kera Ekor Panjang di Hutan Punti Kayu Palembang

Dewi Sastrani Ratu Dewa menuturkan, transaksi menggunakan sistym digital QRIS, merupakan transaksi yang sangat aman dan nyaman.
“Makanya, nantinya saya selaku pengurus dharmawanita akan turut mensosialisasikan program transaksi digital tersebut di lingkungan seluruh anggota dharmawanita jajaran Sekretariat Daerah Kota Palembang.” Tutur Dewi Sastrani saat ditanya disela ia meninjau aneka kuliner yang dipamerkan oleh peserta.

Apalagi dimasa pandemi saat ini, kalau kita melakukan transaksi secara langsung, maka resiko ancaman virus covid 19 akan lebih mudah berdampak pada diri kita.
Oleh karena itu transaksi QRIS merupakan sarana yang tepat untuk bertransaksi dalam menghindari bahaya Covid 19. Ia menambahkan.

Baca Juga:   Antisipasi Banjir, BPBD Sumsel Pindahkan Awan Hujan

Diakui Dewi Sastrani, kalau sistim transaksi digital QRIS belum begitu awam di masyarakat, disamping sistim digital dari Bank Indonesia ini baru di Sumsel, juga masyarakat masih banyak gagap dalam penggunaan aplikasi QRIS tersebut. Untuk itu selain mengenalkan sistim transaksi digital tersebut, juga perlunya bimbingan penggunaannya.
” Tentu yang efektif bimbingan melalaui brosur dan vidio lewat media sosial, itu diantaranya,” tutur Dewi Sastrani Ratu Dewa menambahkan. (septi-j3)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button