MubaSUMSEL

Eddy Santana Putra Tinjau Jalan Nasional yang Dilaporkan Rusak di Muba

Editor: Seno Akbar

JITOE – Anggota Komisi V DPR RI, Ir. H. Eddy Santana Putra, M.T. melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Sumatera Selatan dalam rangka meninjau langsung kondisi jalan nasional penghubung Betung – Sekayu – Babattoman – Muara Beliti.

Peninjauan ruas Jalan Nasional tersebut lantaran adanya keluhan warga Muba yang dipersoalkan dan dilaporkan M. Lekat Gonzales, Ketua LSM GERAMM.

Lekat melaporkan ke Dewan Perwakilan Rakyat dan pemerintah, walau jalan nasional itu dianggarkan tiap tahun oleh Kementerian PUBM dan ATR dengan dana ratusan Miliar, namun kondisi jalan tidak pernah mulus dikelola Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) V.

Menanggapi aspirasi yang disampaikan Lekat ke DPR RI beberapa waktu lalu, Eddy Santana Putra (ESP), Anggota Komisi V DPR RI Dapil Sumsel bersama tim-nya melakukan peninjauan langsung terhadap ruas jalan yang sudah dilakukan perawatan dan ruas jalan yang sedang dikerjakan oleh komtraktor pelaksana.

Dari pantauan awak media di sepanjang ruas jalan, mulai dari Betung hingga Sekayu memang kondisi jalan ada yang mulus dan ada yang berlubang, retak dan bergelombang.

Baca Juga:   Lantik Pejabat Tinggi Pratama, Pj Gubernur Agus Fatoni: Tugas Kita Fokus Bekerja dengan Tetap Patuhi Peraturan

Begitupun alat berat yang digunakan untuk perbaikan jalan terlihat menggunakan AMP yang sudah tidak layak dipergunakan untuk pembangunan Jalan kelas Nasional tersebut.

Terhadap kondisi jalan yang sedang dilakukan perbaikan itu, ESP menyarankan agar pihak BBPJN selalu melakukan koordinasi dengan Pemkab. Banyuasin.

“Saya berharap agar pihak BBPJN selalu berkoordinasi dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan jalan lintas di Muba. Agar sasaran pembangunan inprastruktur yang dilaksanakan memang betul-betul diinginkan dan dirasakan manfaatnya oleh warga Muba,” tutur ESP

Selain itu, kata ESP, perlunya pengawasan terhadap setiap kendaraan yang melintas. Agar daya tahan kelas jalan yang dibangun harus disesuaikan dengan tonase kendaraan yang melintas, tidak over dimensi over load agar jalan tidak mudah rusak.

Sementara, Pj. Bupati Musibanyuasin, Drs. H. Apriadi kesempatan menyambut kedatangan ESP dan rombongan menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada ESP yang telah bersedia mrluangkan waktu mengunjungi dan meninjau jalan di Muba.

“Saya sangat bersyukur dan berterimakasih pada Pak Eddy yang mendatangi kami warga Muba. Karena dengan adanya kunjungan tersebut kami warga merasa diperhatikan oleh anggota parlemen yang ada di pusat.

Baca Juga:   Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat Banyuasin Ditargetkan Tahun 2024

Semoga saja, kata Apriadi, pemerintah pusat melalui suara Pak Eddy dapat memperjuangkan pembangunan jalan nasional yang baru sepanjang 70 KM yang menghubungkan Kota Sekayu menuju jalan lintas ke Keluang Kabupaten Banyuasin.

“Kami pun siap sharing anggaran dalam bentuk pembebasan lahan yang akan dibangun untuk jalan baru nantinya. Pokoknya untuk lahan kami siapkan dengan anggaran dari kabupaten. Namun untuk anggaran pembangunan jalan nasional tersebut kami harapkan dari pihak bbpjn dengan dukungan dari pak Eddy,” kata Apriadi.

ESP Tinjau AMP pemborong dan pelaksanaan pengerjaan proyek jalan | Foto @Jitoe

M Lekat Gonzales yang berkesempatan berbincang dengan ESP dan Pj. Bupati Muba pada Senin (24/10/2022) mengatakan penyebab kerusakan jalan lintas di Muba disebabkan karena pembangunan pemeliharaan yang dilakukan asal-asalan saja, disamping tidak berjalannya fungsi pengawasan dan penegakan Perda 5 tahun 2011 oleh anggota DPRD Sumsel dan DPRD Kabupaten Musi Banyuasin.

Menyoal tudingan LSM GERAMM terhadap kondisi jalan nasional yang rusak dan ramai dipublikasikan media, Kepala BBPJN V Sumsel, DR. Budiamin ketika dikonfirmasi enggan berkomentar.

“Silakan tanya dengan Pak Yus,” kata Budiamin menyebut salah satu nama stafnya sambil berlalu. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button