Politik

PKB Sumsel Bedah Pidato Cak Imin “Peta Jalan Indonesia Maju”


JITOE – Pidato Awal Tahun 2022 bertajuk “Peta Jalan Indonesia Maju” yang disampaikan oleh Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menjadi bahan diskusi PKB Sumsel di Hotel The Zury Palembang, Minggu (9/1/2022).

Dalam diskusi tersebut, PKB Sumsel mengundang beberapa narasumber handal yakni Dr Muhammad Adil MA selaku Wakil Rektor I UIN Raden Fatah Palembang, Febri Al Lintani selaku Budayawan Sumsel, Dr MH Thamrin M.Si selaku Ahli Kebijakan Publik, Pengamat Politik yakni Bagindo Togar serta seorang moderator yang juga merupakan jurnalis politik, yakni Abdul Malik Syafei.

Ketua PKB Sumsel, Ramlan Holdan, menyampaikan bahwa acara ini adalah bagian dari ikhtiar PKB, dan dalam rangka peran serta PKB untuk kepentingan bangsa dan negara, khususnya peran serta ketua umum PKB Cak Imin untuk kepentingan bangsa dan negara saat ini.

Baca Juga:   Syarat Pendidikan Terakhir Calon Anggota Dewan di Pemilu 2024 Minimal SMA dan Berusia 21 Tahun

“Meskipun pidato yang disampaikan Cak Imin hanya dengan durasi 20 menit, namun apa yang menjadi tujuan DPP PKB tersebut yakni menuju Indonesia Emas 2045, apalagi di tahun tersebut nanti kita akan dihadapkan dengan krisis energi dunia yang luar biasa, dan ini akan sangat berdampak pada negera kita,” katanya.

Pembedahan pidato awal tahun 2022 dari Ketua Umum DPP PKB, memiliki suatu inti dalam menghadapi Indonesia ke depan.

“Dengan pastinya untuk Indonesia 5 tahun ke depan serta Indonesia di 2045,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Rektor I UIN Raden Fatah Palembang Dr Muhammad Adil MA melihat Indonesia saat ini harus melakukan lompatan.

Baca Juga:   Gubernur Sumsel Herman Deru Butuh Masukan Dari Hanura. Ini katanya

“Kita sebetulnya raksasa maka di tahun 2045 maka kita harus bisa membuktikan diri negara lima besar dunia. Jadi kita raksasa kita punya semuanya tapi kita belum berdayakan secara total kita harus totalitas tidak hanya penyedia barang mentah yang kita ekspor keluar tapi kita olah disini dan kita ekspor keluar,” katanya.Menurutnya Indonesia adalah paru paru dunia dan punya lahan perkebunan terbuka terluas karena itu dunia melirik Indonesia dengan konsep dunia hijau dan keren. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button