JITOE.com – Kurma adalah buah yang sering ditemukan di meja makan saat berbuka puasa. Rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut menjadikannya pilihan favorit banyak orang. Kandungan gula alami dalam kurma juga dianggap lebih sehat dibandingkan gula tambahan.
Selain menjadi makanan khas Ramadan, makan kurma juga merupakan sunah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana disebutkan dalam hadis, Rasulullah SAW berbuka puasa dengan beberapa butir kurma muda, atau jika tidak tersedia, dengan kurma biasa dan beberapa teguk air.
Beragam jenis kurma tersebar di seluruh dunia, terutama di kawasan Timur Tengah. Setiap jenis memiliki ciri khas tersendiri, baik dari segi rasa, tekstur, maupun manfaatnya. Berikut beberapa kurma terbaik yang terkenal di berbagai negara:
1. Medjool (Maroko)
Kurma Medjool dikenal sebagai salah satu varietas paling populer di dunia. Awalnya dibudidayakan di Talifalt, Maroko, tetapi kini banyak ditanam di Timur Tengah dan Afrika Utara. Kurma ini memiliki ukuran besar dan rasa manis yang menyerupai karamel dengan tekstur lembut dan kaya serat. Tak heran jika Medjool dijuluki sebagai ‘raja kurma’.
2. Deglet Nour (Aljazair)
Varietas ini sangat umum dikonsumsi dan berasal dari Aljazair, tetapi juga dibudidayakan di Israel dan Amerika Serikat. Kurma Deglet Nour berukuran kecil dengan warna keemasan. Keunikannya terletak pada dagingnya yang hampir bening serta rasa manis yang menyerupai karamel.
3. Sukkari (Arab Saudi)
Kurma ini sering disebut sebagai varietas kurma paling manis. Teksturnya lembut dengan warna keemasan, dan rasanya begitu lumer di mulut. Selain rasanya yang nikmat, Sukkari juga kaya akan energi, serat, mineral, dan vitamin.
4. Ajwa (Arab Saudi)
Ajwa merupakan kurma khas Madinah yang banyak diminati. Warnanya cokelat tua hingga kehitaman dengan tekstur yang agak kering, tetapi tetap lembut dan kenyal. Rasanya memiliki kombinasi unik antara manis, kayu manis, karamel, dan madu. Kurma ini juga dipercaya bermanfaat bagi ibu hamil dan bayi dalam kandungan.
5. Mazafati (Iran)
Kurma yang satu ini sangat populer di Iran karena teksturnya yang kenyal dan rasanya yang manis serta lembut. Umumnya ditanam di bagian selatan Iran, dengan kota Bam sebagai penghasil utama. Kurma Mazafati biasanya dikonsumsi dalam bentuk segar dan memiliki warna gelap serta ukuran sedang.
6. Piarom (Iran)
Piarom sering disebut sebagai ‘kurma cokelat’ karena warna cokelat tuanya yang khas. Rasanya mirip dengan karamel dan memiliki daging yang tebal. Kurma ini juga dianggap sebagai salah satu varietas paling mewah di Iran.
7. Rabi (Iran)
Berbeda dari jenis lainnya, kurma Rabi memiliki bentuk oval memanjang dengan warna hitam kemerahan. Kandungan airnya yang rendah membuatnya bisa disimpan dalam waktu lama. Kurma ini juga ditemukan di Pakistan dan dianggap sebagai salah satu varietas tertua.
8. Thoory (Aljazair)
Kurma Thoory memiliki tekstur yang unik, yaitu keras dan kering, sehingga sering dijuluki sebagai ‘kurma roti’. Bagian luarnya juga cukup keras, tetapi kelebihannya adalah daya tahannya yang lama. Selain itu, rasanya memiliki sedikit sentuhan kacang.
9. Siwa Oasis (Mesir)
Kurma ini berasal dari kawasan gurun di Mesir bagian barat. Selama ribuan tahun, petani di Siwa Oasis telah memanfaatkan sumber air setempat untuk menanam kurma ini. Kurma Siwa biasanya dijual dalam bentuk segar maupun kering, dengan hasil panen mencapai sekitar 50 kg per pohon setelah 10 tahun pertama.
10. Sagai (Arab Saudi)
Keunikan kurma Sagai terletak pada warnanya yang dua lapis. Bagian ujungnya berwarna keemasan dan kering, sedangkan bagian lainnya cokelat dengan tekstur yang lebih lembut. Kurma ini memiliki rasa manis yang ringan dengan sensasi renyah di bagian luar.
Dengan begitu banyaknya pilihan, setiap orang bisa menemukan kurma yang sesuai dengan selera mereka. Dari kurma yang lembut hingga yang bertekstur kering, semuanya memiliki keunikan dan manfaat tersendiri. Dari daftar di atas, kurma mana yang paling ingin Anda coba?(*)












