Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Jitoepedia

5 Fakta Bobibos, BBM Karya Anak Bangsa Diklaim Punya Oktan Setara Pertamax Turbo

×

5 Fakta Bobibos, BBM Karya Anak Bangsa Diklaim Punya Oktan Setara Pertamax Turbo

Sebarkan artikel ini
7 Fakta Bobibos, BBM Karya Anak Bangsa Diklaim Punya Oktan Setara Pertamax Turbo
BBm Bobibos | Dok. Bobibos

JITOE.com – Inovasi bahan bakar baru berbahan dasar jerami kini menarik perhatian publik. Produk bernama Bobibos (Bahan Bakar Original Buatan Indonesia Bos) itu mencuri perhatian setelah diuji langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Lembur Pakuan, Subang, pada Selasa (11/11/2025).

Dalam uji coba tersebut, Bobibos digunakan untuk menghidupkan mesin traktor diesel milik petani. Hasilnya, mesin berjalan normal dengan tarikan ringan dan asap buangan yang tampak lebih bersih.

Berikut ini 5 fakta menarik dari Bobibos karya anak bangsa:

1. Dibuat dari Limbah Jerami dan Diuji Lemigas

Bobibos dikembangkan dari bahan limbah jerami yang biasanya dibakar setelah panen. Melalui proses pengolahan tertentu, limbah pertanian itu diubah menjadi Bahan Bakar Nabati (BBN) yang bisa digunakan untuk mesin berbahan bakar diesel maupun bensin.

Menurut hasil uji Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas), bahan bakar ini memiliki angka oktan 98,1, setara dengan Pertamax Turbo. Data tersebut juga tercantum dalam laporan resmi Bapenda Jawa Barat yang menyebut Bobibos telah lolos tahap pengujian laboratorium awal.

Baca Juga:   Jemaah Aolia Lebaran Hari Jumat 05 April, Kemenag: Mereka Punya Prinsip dan Dalil Sendiri

2. Bikin Petani Dapat Untung Ganda

Program pengembangan Bobibos diharapkan mampu memberi manfaat langsung bagi petani. Limbah jerami yang selama ini hanya dibuang kini bisa dikonversi menjadi sumber pendapatan tambahan.

Selain menghasilkan bahan bakar, proses pengolahan Bobibos juga menciptakan produk turunan seperti pakan ternak hingga 2.000 ton dari 500 hektare lahan dan pupuk organik. Pola ini disebut sebagai sistem pertanian sirkular, di mana hasil panen tidak hanya menghasilkan pangan, tetapi juga energi, pakan, dan pupuk bagi lahan pertanian itu sendiri.

3. Kementerian ESDM Lakukan Kajian

Kehadiran Bobibos mendapat perhatian dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa pihaknya sedang meninjau hasil uji coba dan kelayakan bahan bakar tersebut sebelum dapat dipasarkan.

Sementara Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Laode Sulaeman, menyebut inovasi energi terbarukan seperti Bobibos menjadi langkah positif menuju transisi energi hijau. Namun, ia menjelaskan bahwa proses hingga bahan bakar dapat beredar memerlukan waktu sekitar delapan bulan, termasuk pengujian tambahan dan sertifikasi resmi.

Baca Juga:   Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat

4. Alternatif Energi dari Sawah, Bukan Tambang

Bahan bakar ini berbeda dari BBM konvensional karena tidak berasal dari fosil, melainkan dari tanaman yang tumbuh di lahan pertanian. Dengan cara ini, lahan sawah tidak hanya menghasilkan bahan pangan, tapi juga energi alternatif.

Riset pengembangan Bobibos dilakukan selama bertahun-tahun dan kini diklaim mampu menghasilkan performa jarak tempuh kendaraan yang lebih efisien dibandingkan bahan bakar lain di kelasnya.

5. Pertamina Siap Berkolaborasi

Kehadiran Bobibos juga disambut positif oleh PT Pertamina (Persero). Pihak perusahaan membuka peluang kerja sama dengan pengembang lokal untuk memperkuat produksi energi terbarukan dalam negeri.

Kolaborasi antara BUMN energi dan inovator anak bangsa diharapkan bisa mempercepat kemandirian energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar fosil.(*)

Example 120x600