Palembang, JITOE.com – Ribuan jemaah dari berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri memadati Kota Palembang, Sumatera Selatan, dalam rangka mengikuti Ziarah Kubro 1447 Hijriah, Sabtu (07/02/2026). Tradisi keagamaan tahunan ini kembali digelar menjelang masuknya bulan suci Ramadhan dan menjadi salah satu agenda religi terbesar di Palembang.
Lonjakan kedatangan jemaah terpantau di sejumlah titik ziarah makam ulama dan auliya yang tersebar di kawasan Seberang Ulu hingga 16 Ulu Palembang. Sejak pagi hari, arus peziarah terus berdatangan dan memenuhi lokasi-lokasi ziarah utama.
Sejumlah makam ulama besar menjadi pusat kunjungan jemaah, di antaranya makam Habib Ahmad bin Syech Shahab, makam Al-Habib Aqil bin Yahya, serta kompleks makam ulama di kawasan 3–4 Ulu dan Telaga Sewidak. Di lokasi tersebut, rangkaian doa, tahlil, dan salawat dipimpin langsung oleh para habib dan ulama.
Ziarah Kubro merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap menjelang Ramadhan sebagai bentuk penghormatan terhadap ulama penyebar Islam di Palembang. Kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antarsesama jemaah.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Pemerintah Kota Palembang bersama aparat keamanan melakukan sejumlah langkah pengamanan dan pengaturan. Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, Satpol PP, serta relawan disiagakan di titik-titik strategis guna mengantisipasi kepadatan jemaah dan kelancaran arus lalu lintas.
Ziarah Kubro 1447 Hijriah dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni 6–8 Februari 2026. Pada Sabtu, 7 Februari 2026 atau 19 Sya’ban 1447 Hijriah, rangkaian kegiatan diawali dengan Haul Al Faqihil Muqoddam Tsani di kawasan 12–16 Ulu pada pukul 06.00–10.00 WIB, kemudian dilanjutkan pertemuan jemaah di Kampung Al Munawar pada malam hari.
Sementara pada Minggu, 8 Februari 2026 atau 20 Sya’ban 1447 Hijriah, agenda dilanjutkan dengan Ziarah Kubro Ulama dan Auliya Palembang Darussalam di kawasan Sei Bayas, 8 Ilir, pada pukul 06.30–08.15 WIB. Rangkaian kegiatan berlanjut dengan wisata bahari dan ditutup di Benteng Kuto Besak serta Makam Kyai Muara Ogan.(*)












