PalembangSUMSEL

Pembangunan Fly Over Sekip Ujung Palembang, Ditargetkan Selesai Desember 2023

Editor: M. Anton

JITOE – Fly Over Sekip Ujung Palembang, sepanjang 660 kilometer di Jalan Basuki Rahmat mulai dikerjakan kontraktor PT Waskita Karya. Pembangunan fly over yang sempat tertunda akibat pandemi Covid-19 ini ditargetkan akan rampung pada Desember 2023 atau selama 21 bulan.

Adapun spesifikasi pembangunan FO Sekip Palembang panjangnya mencapai 660 meter, dengan panjang jembatan sepanjang 190 meter dan lebar 470 meter, dan lebar FO 18,40 meter yang dibuat 4 jalur dengan 2 arah.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan pembangunan jembatan layang (fly over) ini untuk mengimbangi pertumbuhan kota yang ditandai dengan bertambahnya jumlah kendaraan.

“Ini solusinya. Tidak mungkin kita terus menambah panjang jalan, jadi ada yang dibuat jembatan layang atau underpass (jalan bawah tanah),” kata dia dalam acara ground breaking Fly Over Simpang Sekip Palembang, Selasa (7/7/2022).

Ia mengatakan saat ini pertumbuhan ekonomi di Kota Palembang yang semakin pesat turut mempengaruhi gaya hidup masyarakat setempat.

Baca Juga:   Banjir Palembang Ini Kata Walikota Harnojoyo Pemicunya

Adanya aplikasi transportasi daring dinilai juga turut mempengaruhi pertambahan jumlah kendaraan. Sebagian warga sangat berminat untuk menjadi pengemudi daring sehingga bisa bekerja plus memiliki kendaraan pribadi.

Akibatnya, kawasan tersebut kerap dipadati kendaraan di saat pagi dan sore hari sehingga mengganggu kenyamanan masyarakat dalam berlalu lintas.

“Pemerintah berupaya mengatasi persoalan ini, dengan terus membangun infrastrukturnya. Beruntung, saat ini sudah bisa setelah sebelumnya anggaran difokuskan pada penanganan COVID-19,” kata Herman Deru.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan dan Jembatan Provinsi Sumatera Selatan Budiamin mengatakan pemerintah telah melakukan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Tanah Air untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga:   Vaksinasi Booster di Sekretariat PWI Sumsel

Oleh karena itu, melalui pembangunan jembatan layang ini, kepadatan lalu lintas dapat terurai sehingga mobilisasi masyarakat menjadi lebih mudah.

Pembangunan jembatan layang ini direncanakan secara bertahap dengan menggunakan dana yang bersumber dari penerbitan Surat Berharga Syariah Negara (sukuk negara) senilai Rp152 miliar.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Harnojoyo mengatakan pembangunan infrastruktur jalan merupakan target pemerintah untuk menyokong kebutuhan masyarakat.

Setelah ini, lanjut dia, pemerintah daerah akan melanjutkan pembangunan Under Pass Simpang Charitas, trase Musi IV, trase Jembatan Musi VI dan jalan lingkar timur.

“Saat ini desain sedang disiapkan (Under Pass Charitas),” kata Harnojoyo. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button