Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
MurataraSUMSEL

Makam Pria di Muratara Dibongkar, Terungkap Ada Peluru di Kepala Korban

×

Makam Pria di Muratara Dibongkar, Terungkap Ada Peluru di Kepala Korban

Sebarkan artikel ini
Makam Pria di Muratara Dibongkar, Terungkap Ada Peluru di Kepala Korban
TIm forensik melakukan pembokaran makam Miksan warga Dusun II Desa Bingin Rupit, Kab. Muaratara | Foto: FB Buana Pelaminan

Muratara, JITOE.com – Warga Desa Bingin Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, digemparkan oleh pembongkaran makam seorang pria bernama Miksan (41). Polisi membongkar kembali jasad korban setelah keluarga mencurigai kematiannya bukan karena kecelakaan.

Kecurigaan keluarga terbukti. Dari hasil autopsi, tim forensik menemukan proyektil peluru bersarang di kepala korban. Temuan ini mengubah arah penyelidikan yang semula diduga kecelakaan menjadi kasus dugaan pembunuhan.

“Dari hasil autopsi kemarin, ditemukan peluru (di kepala). Itu keterangan dari kepolisian,” ungkap istri korban, Teti Herlina (32), Senin (03/11/2025).

Teti mengaku tak sanggup menyaksikan proses autopsi yang dilakukan pada Sabtu (01/11/2025). Namun ia mengetahui hasil pemeriksaan sehari kemudian, yang justru memperkuat dugaan keluarganya selama ini.

Sebelum makam dibongkar, keluarga besar korban menggelar musyawarah di rumah. Mereka menilai luka di kepala Miksan tidak wajar dan sepakat untuk melapor ke polisi agar kasus tersebut diusut.

Baca Juga:   Liburan Belum Usai? Ini Fakta Mengejutkan Soal Arus Balik di Pelabuhan TAA

“Setelah berkumpul di rumah, kami sepakat dengan keluarga besar dan akhirnya sepakat,” terangnya.

Kejadian bermula pada Selasa (21/10/2025) pagi. Teti mengisahkan, dirinya mendapat kabar dari keponakan bahwa suaminya, yang bekerja sebagai penjaga kebun sawit, mengalami kecelakaan parah.

Biasanya Miksan pulang pada pagi hari setelah berjaga di kebun, namun hari itu ia tak kunjung datang. Tak lama kemudian, keluarga mendapat kabar bahwa korban telah dibawa ke Puskesmas Beringin Jaya.

“Waktu di puskesmas suami saya masih bernapas, cuma sudah kritis. Lalu dirujuk ke RS Rupit, dan di sana beliau meninggal,” tutur Teti.

Baca Juga:   Sidak Pasar Tradisional, Satgas Pangan Palembang Awasi Potensi Penimbunan dan Permainan Harga Jelang Nataru

Sebelum meninggal dunia, dokter sempat melakukan pemeriksaan rontgen dan mendapati adanya kejanggalan pada luka kepala korban. Dari hasil foto rontgen itu, terlihat benda asing yang tertinggal di dalam tengkorak.

Pihak rumah sakit sempat menawarkan visum untuk memastikan penyebab luka, tetapi keluarga menolak karena masih terpukul dan khawatir berurusan dengan hukum.

Setelah hasil autopsi mengonfirmasi adanya peluru di kepala korban, keluarga meminta agar kasus ini diusut tuntas dan pelakunya segera ditangkap.

“Kami hanya ingin keadilan. Pelaku harus dihukum seadil-adilnya,” ujarnya.

Kapolsek Muara Rupit, AKP Dhenny Satriya, membenarkan adanya penemuan peluru dan menyebut satu orang terduga pelaku sudah diamankan.

“Benar, satu orang sudah kami amankan. Saat ini masih dalam proses penyidikan,” katanya.(*)

Example 120x600