Palembang, JITOE.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama tim gabungan telah menyiagakan sekitar 920 petugas guna memastikan kelancaran arus balik Lebaran tahun ini di berbagai titik jalur transportasi. Hingga saat ini, proses kepulangan para pemudik masih berjalan tanpa hambatan berarti, baik di jalur darat, laut, maupun udara.
Untuk aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Tanjung Api-Api (TAA) menunjukkan peningkatan signifikan pada masa arus balik, khususnya setelah hari raya. Berdasarkan data pada Kamis (H+2), lebih dari 2.600 orang bersama lebih dari 600 kendaraan tercatat telah menyeberang menuju Tanjung Kalian, Bangka Belitung. Angka ini sudah lebih tinggi dibandingkan saat arus mudik sebelumnya.
Kepadatan lalu lintas penumpang dan kendaraan juga tercatat memuncak pada Jumat (H+3), ketika lebih dari 3.600 penumpang dan hampir 740 kendaraan melintasi pelabuhan. Hal ini membuat hari tersebut menjadi momen tersibuk sepanjang periode Lebaran di Pelabuhan TAA. Menurut keterangan dari pihak pengelola pelabuhan, situasi ini menjadi bukti lonjakan signifikan selama arus balik.
Diperkirakan, peningkatan jumlah penumpang pada hari-hari tersebut tidak hanya didorong oleh warga yang kembali dari kampung halaman, tetapi juga oleh mereka yang memanfaatkan waktu libur Lebaran untuk berwisata. Beberapa penumpang terlihat masih dalam suasana liburan, meski masa cuti bersama mulai mendekati akhir.
Sebelumnya, Dinas Perhubungan Sumatera Selatan melalui Kadishub Arinarsa JS telah memperkirakan bahwa puncak arus balik Lebaran akan terjadi pada tanggal 6 hingga 7 April. Proyeksi ini mencakup seluruh moda transportasi dan menjadi perhatian utama untuk pengaturan lalu lintas dan pelayanan penumpang.
Pihak Pelabuhan TAA juga memperkirakan bahwa masa arus balik akan berlangsung lebih singkat dibandingkan dengan arus mudik sebelumnya. Hal ini menyebabkan konsentrasi penumpang dalam waktu yang lebih padat dan singkat, sehingga diperlukan pengelolaan yang lebih intensif.(*)












