Pagar Alam, JITOE.com – Aktivitas Gunung Api Dempo di Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, kembali meningkat. Dalam kurun waktu Agustus 2025 saja, gunung yang berada di perbatasan Sumsel–Bengkulu itu sudah dua kali mengalami erupsi. Letusan terbaru terjadi pada Selasa (19/08/2025) pagi dengan kolom abu menjulang setinggi 1.300 meter di atas puncak.
Kolom abu berwarna putih pekat terlihat bergerak ke arah selatan. Catatan dari Pos Pemantau Gunung Api Dempo menyebutkan, erupsi ini terekam seismograf dengan amplitudo maksimal 30 mm dan berlangsung selama 112 detik. Kondisi tersebut menandakan adanya peningkatan aktivitas vulkanik yang perlu diwaspadai masyarakat.
Letusan kali ini bukan yang pertama di bulan yang sama. Pada Kamis (07/08/2025), Dempo juga sempat menyemburkan abu vulkanik setinggi 1.200 meter. Abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal itu terhempas ke arah utara, sementara data seismograf menunjukkan amplitudo maksimum 30 mm dengan durasi lebih lama, yakni 239 detik.
Dengan adanya dua kali erupsi dalam tempo singkat, pengelola dan pos pemantau mengimbau masyarakat serta wisatawan agar tidak mendekati kawah dalam radius 1 kilometer. Kawasan sektor utara hingga 2 kilometer dari bukaan kawah juga dianjurkan untuk dihindari karena berpotensi mengeluarkan gas beracun maupun material erupsi.
Gunung Dempo yang kerap menjadi tujuan wisata alam ini kini tengah berada dalam pengawasan ketat. Aktivitas vulkanik berupa semburan abu dan potensi gas berbahaya dikhawatirkan dapat membahayakan warga maupun pendaki jika berada terlalu dekat dengan pusat kawah.(*)












