Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
PalembangSUMSEL

Waspada Ancaman Rabies: Lima Kabupaten/Kota di Sumsel Tertular

×

Waspada Ancaman Rabies: Lima Kabupaten/Kota di Sumsel Tertular

Sebarkan artikel ini
Waspada Ancaman Rabies: Lima Kabupaten/Kota di Sumsel Tertular
Ilustrasi anjing rabies | Foto: unair.ac.id

Palembang, JITOE.com – Seorang perempuan bernama Rohani dari Kabupaten Empat Lawang meninggal dunia pada 16 September 2025 setelah digigit anjing penular rabies. Keterlambatan penanganan medis membuat nyawanya tidak terselamatkan. Peristiwa ini menambah daftar kasus tragis rabies di Sumatera Selatan dan menjadi peringatan keras bagi masyarakat akan bahaya penyakit tersebut.

Rabies kini telah menjangkiti lima kabupaten/kota di Sumsel, yaitu Lahat, Empat Lawang, PALI, dan Muara Enim. Kondisi ini menegaskan rabies bukan lagi ancaman jauh, melainkan kenyataan yang mengancam keselamatan warga. Penyakit ini dikenal sangat mematikan jika tidak segera ditangani dengan vaksin anti rabies (VAR) maupun serum anti rabies (SAR).

Baca Juga:   Subri Bustan Luncurkan Ambulance Gratis untuk Warga Tanjung Baru

Pejabat Otoritas Veteriner Provinsi Sumsel, Jafrizal, menyampaikan rabies merupakan penyakit zoonosis yang menular melalui gigitan hewan, terutama anjing. Ia menjelaskan bahwa tanpa penanganan medis, rabies hampir selalu berujung pada kematian. Rendahnya kesadaran masyarakat, terutama di pedesaan, semakin memperbesar risiko penyebaran.

Jafrizal menilai langkah pencegahan harus menjadi prioritas. Vaksinasi massal terhadap hewan, pengendalian anjing liar, serta edukasi tentang bahaya rabies disebut sangat penting. Anak-anak yang lebih sering bermain dengan hewan juga harus diberikan pemahaman sejak dini untuk segera mencari pertolongan medis jika tergigit.

“Tidak kalah penting, fasilitas kesehatan perlu dipastikan memiliki ketersediaan VAR dan SAR. Jangan sampai nyawa melayang hanya karena keterlambatan distribusi obat,” kata Jafrizal, Kamis (18/09/2025).

Baca Juga:   Tragedi Rendang Hilang, Walikota Palembang Minta Maaf dengan Willie Salim

Selain itu, penguatan otoritas veteriner juga perlu segera dilakukan, termasuk penambahan dokter hewan dan pembenahan kelembagaan yang berkelanjutan.

Menurut Jafrizal, rabies sebenarnya bisa dicegah seratus persen jika masyarakat waspada. Namun, tanpa penanganan medis, peluang bertahan hidup hampir tidak ada. Karena itu, ia mengajak semua pihak mulai dari pemerintah, tenaga medis, dokter hewan, tokoh masyarakat hingga warga untuk bergotong royong mewujudkan Sumsel bebas rabies.

“Nyawa manusia terlalu berharga untuk dikorbankan oleh penyakit yang sebenarnya dapat dicegah,” pungkas Jafrizal.(*)

Example 120x600