Palembang, JITOE.com – Harga beras medium di Sumatera Selatan mengalami kenaikan sejak awal pekan ini. Di sejumlah pasar tradisional, harga yang sebelumnya berada di kisaran Rp11.500 hingga Rp12.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp13.500 per kilogram.
Meski terjadi lonjakan harga, beras premium masih bertahan di angka Rp14.500 hingga Rp15.000 per kilogram. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran sebagian warga, terutama menjelang masuknya musim panen baru.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sumsel, Ruzuan, menegaskan bahwa ketersediaan beras di Sumsel tetap terjaga. Ia menyebut stok yang ada mencapai 150 ribu ton dan bisa mencukupi kebutuhan masyarakat hingga empat bulan ke depan.
Ruzuan menjelaskan, stok tersebut berasal dari cadangan pemerintah serta hasil panen petani lokal yang masih berlangsung di beberapa daerah sentra produksi. Dengan kondisi itu, ia mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan.
“Kami terus berkoordinasi dengan Bulog dan instansi terkait agar distribusi beras tetap lancar dan harga terkendali. Masyarakat tidak perlu panik melakukan pembelian berlebihan,” kata Ruzuan, Selasa (26/08/2025).
Pemerintah daerah juga terus memantau perkembangan harga di lapangan untuk mencegah terjadinya lonjakan lebih tinggi maupun praktik penimbunan. Dengan langkah tersebut, Pemprov Sumsel optimistis harga beras medium bisa kembali stabil, terutama setelah panen baru masuk ke pasar.(*)












