Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
MurataraSUMSEL

Viral Menu MBG Disebut Basi, SPPG di Muratara Lapor Polisi

×

Viral Menu MBG Disebut Basi, SPPG di Muratara Lapor Polisi

Sebarkan artikel ini
Viral Menu MBG Disebut Basi, SPPG di Muratara Lapor Polisi

Muratara, JITOE.com – Laporan dugaan pencemaran nama baik diajukan pihak SPPG Sungai Jauh ke Polres Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, menyusul beredarnya video yang menuding menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) dalam kondisi basi dan berjamur. Laporan tersebut disampaikan ke Unit Pidana Khusus pada Rabu, 11 Februari 2026.

Kepala SPPG Sungai Jauh, Priban Siswanto, menyatakan video yang diunggah seorang wali murid berinisial MH itu dinilai merugikan pihaknya. Ia menyebut tuduhan bahwa pihaknya membagikan makanan basi tidak sesuai dengan hasil pengecekan yang telah dilakukan bersama sekolah.

Menurut Priban, berdasarkan keterangan pihak sekolah, makanan yang ditampilkan dalam video merupakan menu yang dibagikan pada Sabtu, 7 Februari 2026. Sementara rekaman tersebut baru dibuat dan diunggah pada Rabu, 11 Februari 2026.

Baca Juga:   Tol Palembang - Prabumulih Ditargetkan Beroperasi Sebelum Idul Fitri 2023

“Memang ada kesamaan menunya di hari Rabu dan Sabtu, tapi sedikit berbeda. Hari Rabu menunyaayam rica-rica dan Sabtu menunya ayam gulai,” jelas Priban.

Pihaknya menyampaikan bahwa makanan yang dipermasalahkan diduga telah dipindahkan ke kotak makan milik siswa dan tidak langsung dikonsumsi.

“Menu MBG yang sempat viral itu merupakan menu pada Sabtu dan menu itu disalin oleh anak ke kotak makan miliknya sendiri, dan baru dibawa pulang pada Rabu kemarin, kemungkinan kotak bekal anak tersebut tinggal dan baru dibawa pulang,” tambahnya.

Pihak SPPG menyatakan kondisi makanan yang berubah tidak terjadi saat proses distribusi di sekolah.

Sebelumnya, video yang beredar memperlihatkan nasi, ayam, dan tahu dalam kondisi disebut berjamur. MH mendatangi sekolah untuk menyampaikan keluhan terkait makanan yang diterima anaknya. Ia mempersoalkan menu MBG yang dinilai telah basi.

Baca Juga:   Inventarisasi Sumur Minyak Rakyat, 12 Ribu Titik di Muba Jadi Sorotan

Setelah itu, MH merekam kondisi makanan tersebut dan mengunggahnya ke media sosial Facebook. Video tersebut kemudian menyebar luas dan menjadi perhatian publik.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kanit Pidsus Satreskrim Polres Muratara, Ipda Hendra, membenarkan pihaknya telah menerima aduan dari SPPG Sungai Jauh terkait dugaan pencemaran nama baik.

“Saat ini akan kami tindak lanjuti laporan tersebut dan baru akan memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan,”ungkapnya.

Terkait informasi bahwa MH diduga merupakan mantan anggota DPRD Muratara periode 2019–2024, ia menyebut hal itu belum dapat dipastikan karena proses klarifikasi masih berjalan.(*)

Example 120x600