Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
OlahragaPalembangSUMSEL

Sumsel Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Asian Mini Football Championship 2026

×

Sumsel Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Asian Mini Football Championship 2026

Sebarkan artikel ini
Sumsel Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Asian Mini Football Championship 2026
Foto: Humas Pemprov Sumsel

Palembang, JITOE.com – Provinsi Sumatera Selatan resmi ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Asian Mini Football Championship 2026. Penunjukan Indonesia tersebut dilakukan untuk menggantikan Vietnam yang sebelumnya dijadwalkan menjadi tuan rumah namun dikenai sanksi.

Kejuaraan mini football tingkat Asia itu akan diikuti oleh 16 negara. Indonesia akan bersaing bersama Lebanon, Timor Leste, Irak, Maladewa, Singapura, Taiwan, Arab Saudi, Qatar, dan Bahrain.

Selain negara-negara tersebut, Filipina, India, Pakistan, Kazakhstan, Tiongkok, serta Brunei Darussalam juga dipastikan ambil bagian dalam turnamen internasional tersebut.

Seluruh peserta telah dibagi ke dalam empat grup melalui proses undian terbuka yang digelar di Jakarta pada 4 Februari 2026. Turnamen dijadwalkan berlangsung pada 24 April hingga 4 Mei 2026 dan dipusatkan di Jakabaring Sport City (JSC), Palembang.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyampaikan pemerintah provinsi siap mendukung penuh penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Persiapan akan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sebagai tuan rumah, termasuk infrastruktur dan fasilitas pendukung lainnya.

“Kita siap jadi tuan rumah,” kata Deru saat menerima audiensi Pengurus Pusat KSMI (Komite Sepak Bola Mini Indonesia) dan President International Minifootball Federation (IMF) Mr M Dousari dari Riyadh dan delegasi Irak, Jumat (06/02/2026).

Baca Juga:   Pedagang Pasar Induk Jakabaring Protes, Tuding Pengelola Naikkan Retribusi dan Sita Lapak

Gubernur meminta KSMI Sumatera Selatan untuk segera berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah terkait. Koordinasi tersebut diperlukan agar pembagian tugas dalam persiapan penyelenggaraan turnamen berjalan terstruktur.

Ia juga menekankan perlunya keterlibatan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat guna memastikan pembagian peran antara pemerintah pusat dan daerah berjalan jelas serta persiapan teknis dapat dilakukan sesuai rencana.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga menyiapkan berbagai infrastruktur pendukung, mulai dari akomodasi bagi atlet dan ofisial hingga kesiapan lapangan pertandingan yang memenuhi standar internasional.

Sementara itu, President IMF Mr M Dousari menyampaikan Sumatera Selatan dinilai memiliki pengalaman dalam menggelar event olahraga berskala internasional. Penilaian tersebut didasarkan pada pengamatan federasi di tingkat Asia.

Ia menyebutkan bahwa penyelenggaraan Asian Mini Football Championship 2026 di Sumatera Selatan diyakini dapat berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Dukungan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penunjang utama.

Selain aspek teknis, Mr M Dousari juga menyampaikan bahwa ajang olahraga internasional memiliki peran dalam mempererat hubungan antarnegara. Turnamen ini diharapkan dapat menjadi wadah kebersamaan bagi negara-negara peserta.

Ketua KSMI Pusat Yan Mulia Abidin menjelaskan Jakabaring Sport City dipilih sebagai lokasi pertandingan karena memiliki fasilitas yang dinilai lengkap dan terintegrasi. Kawasan tersebut dianggap mampu mendukung seluruh kebutuhan penyelenggaraan.

Baca Juga:   Sehari Tak Keluar Rumah, Ketika Diperiksa Sudah Tak Bernyawa

“Jakabaring sudah one stop service, dari hulu ke hilir. Hari ini rombongan juga akan mengecek langsung kesiapan lapangan. Untuk mini football, kawasan ini sangat memungkinkan karena sesuai standar,” jelasnya.

Ia menyampaikan tim penyelenggara akan melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan lapangan. Untuk cabang mini football, fasilitas di Jakabaring dinilai telah sesuai dengan standar yang dipersyaratkan.

Yan juga menyebutkan keberhasilan penyelenggaraan kejuaraan ini dapat membuka peluang bagi Sumatera Selatan menjadi tuan rumah ajang mini football berskala lebih besar di masa mendatang.

Lebih lanjut, ia menjelaskan Asian Mini Football Championship 2026 tidak hanya berorientasi pada kompetisi olahraga. Kegiatan ini juga diarahkan untuk mendorong pengembangan sport industry dan sport tourism.

Dalam pelaksanaannya, KSMI melibatkan berbagai kementerian, antara lain Kementerian Pendidikan, Kementerian Pariwisata, Kementerian UMKM, serta sektor kebudayaan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pendukung.

Sebagai agenda tambahan, KSMI juga merencanakan kegiatan pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), seperti kegiatan menggiring bola massal yang melibatkan puluhan ribu pelajar serta pelaksanaan fun run pelajar.(*)

Example 120x600