Palembang, JITOE.com – Realisasi investasi di Provinsi Sumatera Selatan hingga Triwulan III tahun 2025 tercatat melampaui target yang ditetapkan pemerintah daerah.
Berdasarkan laporan periode Januari hingga Oktober 2025, nilai investasi yang masuk mencapai Rp49,82 triliun dari target Rp42,5 triliun atau setara 117,22 persen.
Capaian tersebut ditopang oleh Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang tersebar di sejumlah sektor strategis di Sumatera Selatan.
Sektor penyumbang investasi terbesar meliputi industri kimia dan farmasi, pertambangan, transportasi dan pergudangan, serta telekomunikasi.
Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumatera Selatan, Eko Agusrianto, menyampaikan bahwa capaian investasi hingga Triwulan III 2025 telah melampaui target tahunan.
“Alhamdulillah. Capaian investasi sudah melampaui target dan berada di angka 117 persen,” katanya.
Ia menyebutkan bahwa realisasi investasi mencapai Rp49,82 triliun dari target Rp42,5 triliun, sehingga persentase capaian berada di atas 100 persen.
Menurut Eko, kontribusi terbesar realisasi investasi masih berasal dari Penanaman Modal Asing yang didominasi oleh investor asal Singapura dan Tiongkok.
“Sektor yang paling diminati tetap sektor pertambangan dan sektor industri,” ungkapnya.
Selain capaian nilai investasi, realisasi tersebut juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja di Sumatera Selatan.
Dari total investasi yang terealisasi, tercatat sebanyak 47.025 tenaga kerja terserap di berbagai sektor usaha.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menargetkan capaian tersebut dapat dipertahankan hingga akhir tahun 2025 sebagai bagian dari upaya menjaga iklim investasi di daerah.(*)












