Palembang, JITOE.com – Langkah cepat langsung ditempuh Pemkot Palembang usai video seorang konten kreator otomotif viral karena mengaku menjadi korban pungutan liar (pungli) di kawasan wisata Benteng Kuto Besak (BKB). Kejadian ini dinilai mencoreng wajah pariwisata kota, terlebih saat promosi wisata tengah digencarkan.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyatakan pihaknya langsung memerintahkan penindakan. Ia meminta agar pelaku pungli diamankan dalam waktu maksimal 1×24 jam.
“Alhamdulillah. Gerak cepat dari Satpol PP dan Dinas Perhubungan berkoordinasi dengan Polrestabes, pelaku sudah tertangkap,” ujar Ratu Dewa, Senin (28/07/2025).
Ratu Dewa menegaskan persoalan pungli sudah terlalu sering terjadi di ruang publik. Ia menilai langkah konkret harus segera diterapkan demi menjaga citra kota dan kenyamanan masyarakat serta wisatawan yang datang.
Sebagai tindak lanjut, ia menyebut telah berkoordinasi dengan jajaran TNI dan Polrestabes untuk menyusun nota kesepahaman (MOU). Kesepakatan itu akan difokuskan pada penguatan pengawasan dan patroli rutin.
“Ini sering berulang. Saya akan buat MOU dan pengetatan. Tak hanya di BKB, tetapi juga di tempat lain, seperti di pasar dan ruang publik lainnya,” jelas Dewa.
Warga pun diimbau ikut serta dalam pengawasan dengan melaporkan jika menemukan praktik serupa di lapangan. Pemerintah berkomitmen menjaga kenyamanan ruang publik yang seharusnya bebas dari pungutan tidak resmi.(*)












