Palembang, JITOE.com – Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) yang setiap tahun menjadi pusat perayaan malam pergantian tahun dipastikan tidak dapat digunakan pada akhir 2025. Pemerintah Kota Palembang menutup total kawasan tersebut karena proyek revitalisasi sedang berlangsung.
“Biasanya (BKB) suka dipakai untuk tahun baru. Tapi tahun ini tidak bisa digunakan untuk kegiatan seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujar Plt Kepala Dinas Pariwisata Palembang Irman, Selasa (02/12/2025).
Menurutnya kondisi pekerjaan saat ini membuat tempat itu tidak memungkinkan untuk dipakai.
Revitalisasi BKB merupakan uapaya penataan kawasan heritage yang diharapkan memiliki tampilan lebih rapi, nyaman, dan didukung fasilitas yang memadai. Pemerintah menargetkan pelataran BKB menjadi ruang publik yang lebih representatif setelah proses pembangunan selesai.
Irman menyampaikan revitalisasi tahap awal mengandalkan anggaran sebesar Rp5,7 miliar, yang berasal dari bantuan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Anggaran tersebut difokuskan untuk pengerjaan struktur dasar sebelum masuk ke tahap lanjutan.
“Saat ini yang dikerjakan baru struktur awal. Nanti di tahun 2026 dilanjutkan lagi dengan ornamen-ornamen dan fasilitas lainnya sehingga lebih cantik, lebih baik, lebih bagus lagi,” jelas Irman.
Sementara itu, revitalisasi ini tidak menyentuh bangunan inti Benteng Kuto Besak yang berstatus cagar budaya. Pihaknya sudah berkonsultasi dengan tim pelestarian dan dipastikan bahwa area yang dikerjakan hanya mencakup pelataran atau plaza, sehingga tidak melanggar ketentuan cagar budaya.
Ia menegaskan seluruh rencana pengerjaan telah melalui pembahasan teknis, termasuk koordinasi dengan pihak terkait. Pemkot memastikan revitalisasi berjalan sesuai aturan sambil tetap menjaga kelestarian kawasan heritage tersebut.(*)












