Muba, JITOE.com – Aktivitas angkutan batu bara di Sungai Lalan, Sumatera Selatan, kembali diperbolehkan Senin (12/01/2025), setelah kewajiban pendanaan perbaikan Jembatan P6 Lalan dipenuhi oleh perusahaan pengguna jalur sungai tersebut. Operasional tongkang batu bara diperkirakan kembali berjalan normal pada Selasa (13/01/2025).
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Sumsel, Apriyadi, menyampaikan pembukaan alur sungai dilakukan setelah Asosiasi Pengguna Alur Sungai Lalan (AP6L) menyetorkan dana sebesar Rp35 miliar ke rekening Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu.
“Dana sudah masuk ke rekening Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu. Tidak ada lagi alasan Pemprov untuk menutup alur Sungai Lalan,” ujar Apriyadi, Senin (12/01/2025).
Dana tersebut merupakan bagian dari komitmen pembiayaan perbaikan Jembatan P6 Lalan yang sebelumnya menyebabkan penghentian sementara aktivitas angkutan batu bara di Sungai Lalan.
Apriyadi menjelaskan, setelah dana kewajiban masuk, kontraktor pelaksana kembali melanjutkan pekerjaan perbaikan jembatan sejak awal Januari.
Meski alur sungai kembali dibuka, Pemprov Sumsel juga memastikan pengawasan proyek perbaikan tetap dilakukan secara ketat selama masa pengerjaan berlangsung.
Perusahaan pengguna alur Sungai Lalan diminta konsisten menjalankan komitmen yang telah disepakati agar proyek infrastruktur tersebut dapat diselesaikan sesuai target.(*)












