Palembang, JITOE.com – Pemerintah Kota Palembang mengambil langkah efisiensi dalam penggunaan anggaran, termasuk belanja makan dan minum, menyusul sejumlah temuan realisasi anggaran hingga miliaran rupiah di berbagai daerah. Salah satu upaya penghematan dilakukan dengan membatasi pemakaian botol plastik dalam kegiatan dinas.
Kebijakan efisiensi tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Palembang, Ratu Dewa. Ia menyebutkan bahwa pihaknya telah meminta Sekretaris Daerah untuk meninjau kembali detail pengeluaran makan dan minum di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), baik yang tercantum dalam APBD murni maupun APBD Perubahan tahun anggaran 2025.
“Pengawasan sudah kami minta ditingkatkan, dan kami percaya tidak ada pembengkakan anggaran. Sebagai contoh kecil, kami bahkan sudah mengurangi pemakaian air minum kemasan,” kata Ratu Dewa, Senin (30/06/2025).
Di sisi lain, Sekda Palembang Aprizal Hasyim menegaskan efisiensi dilakukan secara menyeluruh pada semua kegiatan.
“Sesuai yang diamanatkan Pemerintah pusat, jadi kami memang mengurangi kegiatan-kegiatan di hotel dan perjalanan dinas,” katanya.
Hingga saat ini, kata Aprizal, belum ada indikasi pemborosan yang ditemukan dari pelaksanaan anggaran.
Ia juga menambahkan Pemkot akan segera masuk ke tahap evaluasi lanjutan. Evaluasi tersebut ditujukan untuk memastikan program prioritas seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur tetap berjalan sesuai dengan target dan rencana yang telah ditetapkan.(*)












