Palembang, JITOE.com – Sungai Musi yang selama ini dikenal sebagai urat nadi Palembang, kini disiapkan menjadi pusat wisata bahari dengan konsep Kampung Bahari Nusantara (KBN). Program yang digagas Pangkalan TNI AL tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Palembang, karena diyakini mampu menghidupkan potensi wisata sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga di kawasan tepian sungai.
“Kampung Bahari Nusantara (KBN) sangat memungkinkan dikembangkan di kota ini karena banyak kawasan permukiman yang bersentuhan langsung dengan sungai seperti yang dikembangkan di kawasan Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring Palembang beberapa waktu lalu,” kata kata Sekda Palembang Aprizal Hasyim.
Ia menambahkan, Pemkot siap menyiapkan fasilitas penunjang KBN agar program ini berjalan optimal. Selain menonjolkan sisi wisata bahari, KBN juga diarahkan menjadi ruang edukasi yang memberi manfaat langsung kepada warga.
Tidak hanya pariwisata, Pemkot Palembang bersama TNI AL juga mendorong pelatihan budidaya ikan air tawar seperti nila dan lele. Warga akan dilatih mulai dari proses pembibitan hingga pembuatan pakan mandiri, sehingga bisa mendukung ketahanan pangan sekaligus menambah penghasilan keluarga.
Berbagai program tambahan juga disiapkan, antara lain penataan rumah warga dengan cat warna-warni, lomba perahu hias di Sungai Musi, penguatan keamanan, hingga kegiatan pelestarian lingkungan. Semua upaya tersebut dirancang agar kawasan tepian sungai tidak hanya indah dipandang, tetapi juga nyaman ditinggali.
Aprizal menegaskan, konsep KBN yang diterapkan di Palembang akan menyesuaikan dengan kearifan lokal masyarakat. Dengan begitu, program ini diharapkan bukan hanya memperkuat pariwisata, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya Sungai Musi.(*)












