Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
PalembangSUMSEL

Jukung Bermuatan BBM Meledak di Sungai Musi, 7 ABK Terluka

×

Jukung Bermuatan BBM Meledak di Sungai Musi, 7 ABK Terluka

Sebarkan artikel ini
Jukung Bermuatan BBM Meledak di Sungai Musi, 7 ABK Terluka
Dok. JITOE

Palembang, JITOE.com – Sebuah kapal jukung bermuatan bahan bakar tiba-tiba meledak di Sungai Musi saat salah satu anak buah kapal (ABK) menyalakan mesin pompa air. Tujuh orang terluka dalam insiden ini dan masih menjalani perawatan medis.

Peristiwa itu terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Bunker (SPBB) Kelurahan 3/4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, Jumat (09/05/2025) pukul 15.30 WIB. Jukung bernama Doa Ibu saat itu sedang bersandar dan bersiap untuk berlayar menuju Karang Agung, Musi Banyuasin.

Dirpolairud Polda Sumsel Kombes Sonny Mahar Budi menjelaskan, kapal telah mengisi bahan bakar sejak pukul 13.00 WIB. Setelahnya, para ABK beristirahat, makan siang, dan menjalankan ibadah. Saat bersiap melanjutkan perjalanan, salah satu ABK menghidupkan mesin pompa, lalu terjadi ledakan.

Baca Juga:   Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Pj Wali Kota Palembang Sidak ke Kantor Disdukcapil

Sonny menyebut, ABK bernama Ebit (42) adalah orang yang pertama kali menyalakan mesin. Rekannya, Sukri (40), melihat gelembung muncul dari arah mesin, lalu bertanya. Namun sebelum sempat merespons, suara ledakan terdengar dan menghantam bagian tengah kapal.

Polda Sumsel belum bisa menyimpulkan penyebab pasti insiden tersebut. Namun menurut Sonny, selain membawa sejumlah kebutuhan pokok, jukung tersebut juga membawa muatan bahan bakar berupa solar, pertalite, dan gas elpiji, sebanyak kurang lebih delapan drum.

“Kami masih lakukan pendalaman. Tidak gegabah menyimpulkan.  Tapi jukung ini memang membawa bahan bakar Solar, Pertalite, dan gas, kurang lebih 8 drum,” jelasnya.

Baca Juga:   Waspada Kontaminasi Bakteri, Pemprov Sumsel Perketat Pengawasan Distribusi Telur

Akibat kejadian ini, tujuh ABK mengalami luka-luka dan dilarikan ke RS AK Gani serta RS Muhammadiyah Palembang. Belum ada keterangan rinci dari korban karena mereka masih dalam perawatan.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kapal mengalami kerusakan cukup parah dan mulai tenggelam di tepi sungai. Barang-barang muatan pun terendam sebagian.

Evakuasi dan penyelamatan masih dilakukan oleh tim gabungan dari Ditpolairud Polda Sumsel, Satpolairud, LANAL Palembang, Basarnas, serta dibantu warga sekitar. Upaya difokuskan pada pengamanan bahan yang masih bisa diselamatkan dari dalam jukung.(*)

Example 120x600