Palembang, JITOE.com – Kawasan sekitar Pasar 16 Ilir dan Taman Bawah Jembatan Ampera Palembang kini terlihat lebih lapang dan tertib. Usai penertiban puluhan lapak dan gerobak pedagang kaki lima (PKL) Rabu (25/06/2025) malam. Jalur yang sebelumnya padat dan sulit dilalui kini sudah bisa diakses kendaraan roda dua maupun empat.
Pantauan di lokasi pada Kamis (26/06/2025), sejumlah pedagang sudah menarik lapaknya ke bagian dalam. Beberapa anggota Satpol PP terlihat berjaga di area tersebut, memastikan tidak ada lagi pedagang yang kembali ke jalan. Sementara itu, petugas PUPR Kota Palembang juga tampak memperbaiki jalan yang rusak bekas aktivitas PKL.
Kepala Bidang Penertiban Umum Satpol PP Palembang, Cherly Panggar Besi, menyampaikan kondisi di lapangan sudah kondusif. Menurutnya, para pedagang menunjukkan sikap kooperatif dan tidak lagi memadati badan jalan.
Cherly mengatakan petugas akan terus disiagakan di titik-titik rawan agar kondisi tetap tertib. Ia juga mengajak para pedagang untuk mendukung program ‘Palembang Belagak’ yang bertujuan menata kota agar lebih bersih, rapi, dan nyaman.
“Jika masih ada yang tidak taat aturan maka sanksi akan berlaku,” tegasnya.
Dia menilai, apabila fungsi fasilitas umum seperti jalan dapat digunakan sebagaimana mestinya, maka perputaran ekonomi di kawasan Pasar 16 justru akan meningkat. Masyarakat maupun wisatawan akan merasa lebih nyaman berkunjung ke pasar legendaris di Palembang tersebut.
Untuk memastikan kawasan pasar tetap kondusif, Satpol PP Palembang menempatkan personel yang berjaga secara mobile selama 24 jam. Tak hanya itu, pos pengawasan juga sudah disiapkan lengkap dengan pengeras suara untuk menyampaikan imbauan secara rutin.
Melalui pengeras suara tersebut, pengunjung diingatkan agar lebih waspada terhadap aksi pencopetan, pemalakan, hingga tindak kriminal lainnya. Jika mengalami gangguan, warga diminta segera melapor ke Pos Terpadu terdekat.(*)












