Palembang, JITOE.com – Tragedi di Sungai Ogan, Kecamatan Kertapati, Palembang, akhirnya berakhir pilu. Setelah dua hari pencarian, Tim SAR gabungan menemukan jasad Hari, bocah yang sebelumnya dilaporkan hilang bersama temannya, dalam kondisi sudah tidak bernyawa pada Selasa (02/09/2025) sore.
Kepala Basarnas Palembang, Raymond Konstantin, menyampaikan korban ditemukan mengapung sekitar 20 meter dari lokasi awal kejadian, tepatnya di bawah Jembatan Ogan, sekitar pukul 16.10 WIB. Penemuan ini menjadi akhir dari pencarian panjang yang melibatkan banyak unsur SAR.
Begitu jasad ditemukan, tim segera mengevakuasi dan menyerahkannya kepada keluarga untuk dimakamkan. Suasana duka menyelimuti rumah korban di kawasan Seberang Ulu (SU) 1 Palembang.
Raymond menjelaskan, dengan ditemukannya korban terakhir ini, seluruh operasi resmi dihentikan. Seluruh personel yang terlibat dalam pencarian dikembalikan ke satuan masing-masing.
Sebelumnya, korban pertama bernama Muhammad Alfi (8) juga telah ditemukan tak bernyawa dalam insiden yang sama. Kedua anak ini diketahui tenggelam saat bermain di Sungai Ogan pada akhir pekan lalu.(*)












