Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Renungan

Bertelanjang di Depan Cermin

×

Bertelanjang di Depan Cermin

Sebarkan artikel ini
Bertelanjang di depaqn cermin
Bertelanjang di depaqn cermin

Berdirilah di depan cermin, bukan hanya untuk melihat tubuh, tetapi untuk menelanjangi jiwa. Perhatikan setiap bagian dirimu—mata yang pernah menatap dengan niat baik dan buruk, mulut yang pernah berkata jujur atau dusta, tangan yang pernah memberi atau mengambil, kaki yang pernah melangkah ke jalan lurus atau bengkok.

Jika setiap bagian tubuh ini pernah menjadi saksi atas kesalahan, lalu bagaimana dengan hatimu? Apakah ia tetap bersih, atau sudah diliputi noda keangkuhan, dendam, atau kelalaian?

Ketahuilah, keburukan fisik bisa disembunyikan, tetapi hati yang busuk akan terpancar dalam perbuatan dan kata-kata. Jika hati dipenuhi kebencian dan kesombongan, maka sempurnalah keburukan seseorang. Sebaliknya, jika hati dipenuhi keikhlasan dan kebaikan, meski tubuh penuh cacat, tetaplah ia mulia di mata Tuhan.

Baca Juga:   Di Indonesia, Tugas Setan Itu Berat

Maka sebelum mencela rupa atau menyesali dosa-dosa yang tampak, bersihkanlah hati terlebih dahulu. Karena dari sanalah semua kebaikan dan keburukan bermula.

 

Example 120x600