Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
PalembangSUMSEL

RSMH Palembang Bakal Bangun Gedung Parkir Atasi Kemacetan dan Parkir Liar

×

RSMH Palembang Bakal Bangun Gedung Parkir Atasi Kemacetan dan Parkir Liar

Sebarkan artikel ini
RSMH Palembang Bakal Bangun Gedung Parkir Atasi Kemacetan dan Parkir Liar
Screen shot video Dishub Palembang mengempeskan ban mobil yang nekat parkir di bahu jalan di sekitaran RSMH Palembang

Palembang, JITOE.com – Kemacetan di kawasan RSUP Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang menjadi perhatian manajemen rumah sakit seiring meningkatnya volume kendaraan pengunjung setiap hari. Untuk menjawab persoalan tersebut, RSMH merencanakan pembangunan gedung parkir bertingkat yang ditargetkan mulai dibangun pada 2027.

“Mulai tahun 2027, apabila seluruh perencanaan dan perizinan berjalan sesuai rencana. Gedung parkir bertingkat ini menjadi solusi permanen agar tidak ada lagi penumpukan kendaraan di badan jalan,” kata Humas RSMH Palembang, Suhaimi, ujarnya, Selasa (03/02/2026).

Menurutnya, lonjakan kendaraan paling terlihat pada jam layanan tertentu, terutama ketika aktivitas kunjungan pasien berada pada tingkat tertinggi. Kondisi ini membuat kapasitas parkir yang tersedia sering kali tidak mampu menampung seluruh kendaraan yang masuk.

Saat ini, RSMH telah menyediakan lahan parkir dengan total 1.252 lot untuk pengunjung dan 600 lot yang diperuntukkan bagi karyawan. Namun, kapasitas tersebut dinilai belum sebanding dengan tingginya mobilitas kendaraan, khususnya pada jam sibuk.

Baca Juga:   Dekranasda Sumsel Gelar Pasar Murah dan Kriya Sriwijaya Ramadhan Sale 2024

Ia menjelaskan kepadatan paling sering terjadi pada rentang waktu pukul 10.00 hingga 11.00 WIB. Pada periode tersebut, aktivitas pelayanan kesehatan dan kunjungan pasien berlangsung bersamaan sehingga memicu antrean kendaraan di area parkir.

“Pukul 10.00 hingga 11.00 WIB saat aktivitas kunjungan pasien dan keluarga pasien mencapai puncaknya. Sehingga kebutuhan parkir meningkat signifikan,” ungkap Suhaimi.

Selain tingginya jumlah pengunjung, lokasi RSMH yang berada satu kawasan dengan sejumlah fasilitas pendidikan dan perkantoran turut memperbesar volume kendaraan. Aktivitas masuk dan keluar kawasan yang terjadi hampir bersamaan menyebabkan arus lalu lintas meningkat dalam waktu singkat.

Sebagai langkah sementara sebelum gedung parkir bertingkat terealisasi, manajemen rumah sakit telah menyiapkan area drop-off khusus bagi pengunjung. Fasilitas tersebut dapat digunakan tanpa dikenakan biaya parkir.

Baca Juga:   Wali Kota Palembang Nyamar Jadi Ojol, Usut Parkir Liar

Menurut Suhaimi, keberadaan zona drop-off bertujuan untuk memfasilitasi kendaraan yang hanya menurunkan pasien agar tidak perlu berhenti lama, sehingga arus kendaraan di pintu masuk rumah sakit tetap bergerak.

“Pengaturan ini difokuskan pada jam-jam rawan kemacetan guna mengurangi antrean kendaraan dan menjaga kelancaran arus lalu lintas,” jelasnya.

Di sisi lain, pihak rumah sakit juga mengimbau masyarakat agar mempertimbangkan penggunaan transportasi umum maupun layanan transportasi berbasis aplikasi saat berkunjung ke RSMH. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi beban kendaraan pribadi di kawasan rumah sakit.

Melalui perencanaan pembangunan gedung parkir bertingkat serta langkah-langkah pengaturan sementara tersebut, RSMH menargetkan aktivitas pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih tertib tanpa mengganggu kelancaran lalu lintas di sekitar area rumah sakit.(*)

Example 120x600