Palembang, JITOE.com – Wali Kota Palembang Ratu Dewa meninjau Jembatan Sungai Jong di Jalan Pangeran Sido Ing Kenayan, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus, pada Sabtu (06/12/2025) pagi. Kunjungan mendadak itu dilakukan setelah struktur jembatan tersebut mengalami longsor akibat hujan deras yang mengguyur Palembang pada Jumat (05/12/2025) malam.
Setibanya di lokasi, Ratu Dewa langsung meminta jajaran Dinas PUPR dan Dinas Kebersihan melakukan penanganan awal untuk mencegah kerusakan meluas. Ia menginstruksikan pembersihan material longsoran dan pembangunan dinding penahan sebagai langkah darurat agar akses warga tidak semakin terdampak.
Menurut Dewa, jembatan yang amblas ini merupakan jalur penting bagi aktivitas masyarakat. Karena itu, ia menekankan perlunya percepatan penanganan di lapangan agar warga dapat kembali menggunakan akses tersebut dalam kondisi aman.
“Harus segera kita tangani. Saya sudah minta Dinas PUPR dan Dinas Kebersihan untuk melakukan pembersihan material dan memulai penguatan tebing jembatan,” kata Ratu Dewa.
Selain penanganan pada struktur jembatan yang dibangun pada tahun 1998 itu, ia juga meminta Dinas Perkimtan membersihkan rumput liar yang menutupi sebagian sisi jalan. Tindakan tersebut dianggap perlu untuk menjaga kelancaran mobilitas warga serta mengurangi risiko longsor susulan apabila hujan kembali turun.
Sementara itu, Camat Gandus Jufriansyah menjelaskan intensitas hujan yang tinggi sejak sore hingga malam menyebabkan tanah di bawah jembatan melemah. Ia menyampaikan laporan dari warga menjadi dasar tim kecamatan turun mengecek kondisi jembatan sebelum dilakukan penanganan oleh tim kota.
Jufriansyah juga mengingatkan masyarakat untuk segera melapor jika melihat retakan atau tanda penurunan tanah di titik lain yang berdekatan dengan jembatan. Ia menilai pelaporan cepat sangat membantu pencegahan kerusakan yang berpotensi membahayakan.
Saat ini, petugas gabungan masih bekerja melakukan pembersihan, pengangkutan material, dan mempersiapkan pembangunan dinding penahan di sekitar area yang terdampak. Pemerintah Kota Palembang menargetkan perbaikan awal dapat segera selesai sehingga akses warga bisa kembali digunakan secara aman.(*)












