Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
PalembangSUMSEL

Revitalisasi BKB dan Bundaran Air Mancur Palembang Ditarget Rampung Akhir Tahun

×

Revitalisasi BKB dan Bundaran Air Mancur Palembang Ditarget Rampung Akhir Tahun

Sebarkan artikel ini
Revitalisasi BKB dan Bundaran Air Mancur Palembang Ditarget Rampung Akhir Tahun

Palembang, JITOE.com – Upaya memperbarui dua landmark penting Palembang—Bundaran Air Mancur dan Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB)—terus dikejar Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah Kota Palembang. Peninjauan langsung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru dan Wali Kota Palembang Ratu Dewa pada Senin (24/11/2025) dilakukan untuk memastikan pekerjaan di dua titik ramai wisata tersebut berjalan sesuai jadwal.

Dalam agenda tersebut, rombongan pemerintah lebih dulu mengecek perkembangan renovasi Bundaran Air Mancur. Kawasan ini disebut sebagai titik nol Palembang dan menjadi fokus utama revitalisasi tahun ini. Pemerintah menargetkan pembenahan area tersebut selesai pada akhir Desember 2025. Penataan ulang bukan hanya mencakup struktur air mancurnya, tetapi juga instalasi pencahayaan serta pengaturan ruang publik yang disiapkan untuk kegiatan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Herman Deru menyampaikan Bundaran Air Mancur selama ini dikenal sebagai bagian penting dari identitas Palembang. Lokasi tersebut sering dijadikan penanda kota maupun rujukan wisatawan. Ia menuturkan penataan baru diarahkan agar kawasan itu lebih tertata dan dapat mendukung aktivitas pariwisata serta budaya.

Baca Juga:   Pemesanan Dibuka Lebih Awal, Tiket Kereta Lebaran di Sumsel Terjual 19 Persen

“Bundaran Air Mancur adalah salah satu icon kota sebagai penunjuk titik nol Kota Palembang. Dimana-mana kota namanya titik nol itu ditonjolkan, contohnya IKN. Maka kita bekerja sama dengan Pemkot Palembang untuk mempercantik dan membuat Bundaran Air Mancur tampak modern,” jelas Deru.

Setelah mengecek Bundaran Air Mancur, Gubernur dan Wali Kota melanjutkan peninjauan ke Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB). Di kawasan ini, proses revitalisasi berlangsung dengan ritme pekerjaan yang meliputi pembaruan fasilitas umum, seperti mushola, toilet, dan pagar area. Selain itu, pembangunan duplikat Rumah Sulthan Mahmud Badaruddin II juga menjadi bagian dari rencana penataan ulang.

Baca Juga:   Gubernur Sumsel Dorong Wisata Kesehatan, Tantang Asosiasi Hadirkan Inovasi

Wali Kota Ratu Dewa memaparkan pembaruan BKB diharapkan memperkuat fungsinya sebagai ruang publik yang dapat menampung kegiatan budaya dan wisata. Ia menjelaskan ikon Tugu Ikan Belida juga akan ditata kembali agar memiliki daya tarik visual yang lebih kuat bagi pengunjung.

“BKB ini adalah etalase sejarah Palembang. Dengan dukungan Pemprov Sumsel, kita ingin menjadikannya lebih representatif dan layak sebagai pusat kegiatan budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif,” ungkap Ratu Dewa.

Pemerintah provinsi dan kota menegaskan bahwa percepatan revitalisasi dua lokasi ini dilakukan untuk memperkuat peran Palembang sebagai tujuan wisata sejarah. Kedua kawasan sedang diarahkan agar menjadi ruang yang nyaman, representatif, dan mendukung aktivitas ekonomi kreatif masyarakat.(*)

Example 120x600