Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
PalembangSUMSEL

Retret Laskar Pandu Satria Jilid II, 100 Pelajar Sumsel Ditempa Jadi Pemimpin Masa Depan

×

Retret Laskar Pandu Satria Jilid II, 100 Pelajar Sumsel Ditempa Jadi Pemimpin Masa Depan

Sebarkan artikel ini
Retret Laskar Pandu Satria Jilid II, 100 Pelajar Sumsel Ditempa Jadi Pemimpin Masa Depan
Foto: Diskominfo Sumsel

Palembang, JITOE.com – Sebanyak 100 pelajar SMA dan SMK dari 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan mengikuti Retret Laskar Pandu Satria (LPS) Jilid II yang digelar di Bumi Perkemahan Gandus, Palembang, pada 5–14 November 2025. Selama sepuluh hari, para peserta mendapat pembinaan karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan langsung dari TNI dan Polri.

Program ini merupakan lanjutan dari kegiatan serupa tahun sebelumnya yang dinilai sukses menumbuhkan perilaku positif di kalangan peserta. Para pelajar terpilih berasal dari sekolah yang memiliki program bimbingan konseling (BK) dan telah melalui proses seleksi ketat.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru yang membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan. Ia menekankan, pemuda bukan sekadar simbol masa depan, melainkan penentu arah perubahan bangsa.

“Saya optimis, pemuda Sumsel tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelopor kemajuan,” ujarnya di hadapan peserta, Kamis (07/11/2025).

Deru menjelaskan, Retret LPS digelar bukan hanya sebagai kegiatan pembinaan, melainkan juga bentuk investasi jangka panjang untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia Sumatera Selatan. Menurutnya, di tengah perkembangan zaman yang cepat, keunggulan SDM menjadi faktor utama kemajuan daerah.

Baca Juga:   Ratusan Personel Disiagakan Layani Jemaah Haji di Bandara SMB II Palembang

Ia juga mengingatkan pentingnya keseimbangan antara pengetahuan, moral, dan teknologi. “Saya ingin pemuda Sumsel tidak hanya menjadi penonton ketika bangsa ini maju, tapi ikut berdiri di barisan terdepan,” ucapnya.

Selain materi kedisiplinan dan fisik, peserta juga mendapat pelatihan kepemimpinan, wawasan kebangsaan, keagamaan, serta komunikasi. Pembinaan tersebut diharapkan dapat melahirkan pemuda berkarakter kuat dan siap menghadapi perubahan zaman.

Deru menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi bonus demografi 2045, di mana Indonesia diperkirakan memiliki lebih dari 67 persen penduduk usia produktif. Ia menegaskan, generasi muda hari ini akan menjadi pemegang tongkat estafet kepemimpinan pada masa tersebut.

“Pada 2045 nanti, kalianlah yang menerima estafet kepemimpinan bangsa. Bukan hanya dari segi jumlah, tapi kualitas. Pemuda Sumsel harus siap bersaing,” ungkapnya..

Gubernur Sumsel itu juga menyampaikan apresiasinya terhadap alumni LPS Jilid I, yang dinilai telah menunjukkan perubahan sikap dan tanggung jawab di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Ia menyebut, hal itu menjadi bukti bahwa pembinaan karakter dapat membawa dampak nyata.

Baca Juga:   Permintaan Gubernur Sumsel untuk Kepala-Kepala Daerah Terpilih

“Senior kalian berhasil menjadi contoh di lingkungannya. Ini bukti bahwa pembinaan yang benar akan menghasilkan karakter yang kuat,” jelasnya.

Kepada para pembimbing dan instruktur, Deru berpesan agar terus menanamkan nilai disiplin, keikhlasan, dan semangat pantang menyerah kepada peserta. Ia menilai, nilai-nilai tersebut penting untuk menghadapi berbagai tantangan kehidupan ke depan.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dispora Sumsel ini menjadi wadah strategis dalam membangun generasi muda yang berdaya saing tinggi. Berbagai materi seperti kepemimpinan, kebangsaan, spiritual, hingga pelatihan fisik disiapkan untuk memperkuat karakter peserta.

Dalam pembukaan kegiatan turut hadir Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang, Kapolda Sumsel, Ketua Kwarda Pramuka Sumsel, serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh pemuda yang turut mendukung terlaksananya kegiatan pembinaan ini.(*)

Example 120x600