Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
PalembangSUMSEL

Trik Licik Pedagang Selundupkan Sapi agar Lolos Isikhnas: Putar Jalur Lewat Provinsi Lain

×

Trik Licik Pedagang Selundupkan Sapi agar Lolos Isikhnas: Putar Jalur Lewat Provinsi Lain

Sebarkan artikel ini
Trik Licik Pedagang Selundupkan Sapi Lolos Isikhnas: Putar Jalur Lewat Provinsi Lain
Ilustrasi penyakit Anthrax pada sapi | Foto: diskanak.bogorkab.go.id/

Palembang, JITOE.com – Sejumlah pedagang sapi di Sumatera Selatan diduga memanfaatkan celah aturan untuk menghindari larangan masuknya hewan dari daerah tertular Anthrax dan Brucellosis. Modusnya, jalur pengiriman diputar melalui provinsi lain agar lolos dari deteksi, bahkan tanpa tercatat di sistem pelaporan resmi Isikhnas.

Pejabat Otoritas Veteriner Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumsel, Jafrizal, menjelaskan Sumsel saat ini berstatus bebas dari dua penyakit hewan mematikan tersebut. Karena itu, lalu lintas pemasukan sapi dari daerah tertular dibatasi secara ketat. Namun, pembatasan ini justru dimanfaatkan oknum pedagang nakal yang mengurus izin di wilayah lain yang diperbolehkan, lalu mengirim sapi masuk ke Sumsel lewat jalur tersebut.

Baca Juga:   Si Jago Merah Mengamuk Rugikan Ratusan Juta Rupiah

Menurutnya, kebijakan larangan total sebaiknya dikaji ulang. Pasalnya, langkah itu bisa memicu kelangkaan pasokan dan kenaikan harga daging. Jafrizal menilai pengawasan ketat dengan pencegahan terukur akan lebih efektif dibanding penutupan jalur sepenuhnya.

“Pengawasan akan melibatkan Balai Karantina di Lampung, Sumsel, NTB, dan NTT, serta otoritas veteriner daerah asal dan penerima,” jelas Jafrizal, Rabu (13/08/2025)

Sebagai langkah pencegahan, otoritas veteriner Sumsel menyiapkan tiga strategi utama. Pertama, memastikan pelaku usaha mematuhi SOP pemasukan sapi, termasuk vaksinasi sebelum pengiriman. Kedua, memperkuat peran otoritas veteriner di kabupaten/kota dengan penambahan pejabat dan dokter hewan berwenang. Ketiga, mempererat kerja sama lintas sektor seperti Badan Karantina, laboratorium veteriner, dan balai pengawasan untuk memantau potensi penularan penyakit dari daerah asal maupun tujuan.

Baca Juga:   Solid Bersama Megawati, 2 Kepala Daerah Sumsel Tak Hadir Retret Prabowo di Magelang

Jafrizal juga mengungkapkan adanya wacana membuka kembali akses pemasukan sapi dari NTB dan NTT. Namun, kebijakan ini hanya akan dijalankan jika hasil analisis risiko memastikan keamanan, dan setiap sapi yang masuk diawasi ketat di titik karantina.(*)

Example 120x600