Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
PalembangSUMSEL

Produksi Ikan OKI Tertinggi di Sumsel, Patin Jadi Komoditas Primadona

×

Produksi Ikan OKI Tertinggi di Sumsel, Patin Jadi Komoditas Primadona

Sebarkan artikel ini
Produksi Ikan OKI Tertinggi di Sumsel, Patin Jadi Komoditas Primadona
Budidaya ikan di Kabupaten OKI | Foto: sipopei.kaboki.go.id

Palembang, JITOE.com – Produksi ikan di Sumatera Selatan pada 2024 tercatat sebesar 295 ribu ton, mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 326 ribu ton. Meski turun secara total, kualitas dan pertumbuhan komoditas unggulan seperti ikan patin justru menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi daerah dengan produksi ikan tertinggi di Sumsel tahun ini. Berdasarkan data Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumsel, OKI menyumbang 82.088 ton, melampaui daerah lain dan naik drastis dibandingkan tahun 2023 yang hanya 43.720 ton.

Kenaikan tajam produksi ikan di OKI disebut sebagai hasil dari program intensifikasi budidaya perikanan yang berhasil diterapkan. Capaian ini menjadikan OKI sebagai produsen utama, menggeser dominasi wilayah lain yang sebelumnya berada di peringkat atas.

Baca Juga:   Pemkab dan Polres OKU Amankan 4 Ton Minyak Goreng dalam Dirigen

Sementara itu, lima kabupaten/kota dengan kontribusi terbesar dalam produksi ikan di Sumsel pada 2024 adalah OKI (82.088 ton), OKU Timur (56.720 ton), Palembang (54.533 ton), Banyuasin (45.658 ton), dan Musi Banyuasin (12.066 ton). Komposisi ini berubah dari tahun sebelumnya, di mana Musi Rawas masih memimpin dengan 73.712 ton.

Menurut Kabid Perikanan Budidaya DKP Sumsel, Karina, pencapaian OKI cukup mencolok karena mampu hampir dua kali lipat meningkatkan produksinya dalam waktu setahun.

“Secara total, OKI memang unggul dari sisi kuantitas. Namun dari sisi pertumbuhan jenis komoditas, OKU Timur menunjukkan progres yang sangat positif,” kata Karina, Sabtu (21/06/2025)..

Dari seluruh hasil produksi perikanan Sumsel, ikan patin menjadi komoditas utama dengan total 98 ribu ton atau sekitar 33 persen dari total produksi. Kenaikan produksi patin begitu signifikan jika dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 21.509 ton.

Baca Juga:   7 Lokasi ETLE di Palembang Terbaru, Total Ada 16 Lokasi, Ini Dia Titiknya!

Permintaan tinggi dari pasar menjadi alasan utama ikan patin begitu diminati. Komoditas ini banyak diolah menjadi berbagai produk seperti pindang dan olahan lainnya yang populer di masyarakat.

OKU Timur menjadi daerah dengan kontribusi patin terbesar, yaitu 43.193 ton, melonjak hampir dua kali lipat dari tahun lalu. Kabupaten ini juga telah ditetapkan sebagai kampung perikanan budidaya modern oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan sejak 2024.

Meski secara keseluruhan produksi ikan Sumsel menurun, tren meningkatnya kualitas dan jumlah dari komoditas unggulan seperti patin memberi sinyal positif bagi sektor ini. DKP Sumsel menyatakan akan terus mendorong penguatan budidaya dan inovasi perikanan untuk menjaga daya saing daerah.(*)

Example 120x600