Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
PalembangSUMSEL

DBD di Sumsel Tembus 309 Kasus, Kota Ini Jadi Penyumbang Terbanyak!

×

DBD di Sumsel Tembus 309 Kasus, Kota Ini Jadi Penyumbang Terbanyak!

Sebarkan artikel ini
DBD di Sumsel Tembus 309 Kasus, Kota Ini Jadi Penyumbang Terbanyak!
Ilustrasi DBD | Foto: jabarekspres.com

Palembang, JITOE.com – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Sumatera Selatan (Sumsel) sepanjang Januari 2025 mencapai 309 kasus. Dari jumlah tersebut, Kota Palembang menjadi daerah dengan kasus terbanyak, mencatat 50 kasus. Sementara itu, jumlah kasus paling sedikit ditemukan di Kabupaten PALI dan Kota Lubuklinggau, masing-masing hanya 2 kasus.

Dinas Kesehatan Sumsel mengungkapkan bahwa selain Palembang, daerah dengan angka kasus tinggi adalah Kabupaten Banyuasin dengan 45 kasus dan Musi Banyuasin (Muba) dengan 40 kasus. Ketiga daerah ini juga menjadi penyumbang kasus DBD terbesar sepanjang tahun 2024.

Baca Juga:   Pj Gubernur Sumsel Rakorsus Bersama Menkopolhukam dan Wamen LHK RI, Bahas Karhutla di Sumsel

Dari total kasus yang tercatat, menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sumsel, Ira Primadesa, sebanyak 4 orang meninggal dunia akibat DBD. Korban terbanyak berasal dari Banyuasin dengan 2 orang meninggal, sementara Ogan Ilir dan OKU Selatan masing-masing mencatat 1 kasus kematian.

“Ya, Yang meninggal 4 orang akibat DBD,” kata Ira, dikutip dari Detik.com, Jumat (07/02/2025).

Berikut rincian kasus DBD di Sumsel selama Januari 2025:

  • Palembang: 50 kasus
  • Banyuasin: 45 kasus
  • Musi Banyuasin (Muba): 40 kasus
  • Muara Enim: 33 kasus
  • Lahat: 22 kasus
  • Prabumulih: 21 kasus
  • OKU Selatan: 19 kasus
  • Ogan Ilir: 16 kasus
  • Musi Rawas (Mura): 14 kasus
  • OKU Timur: 13 kasus
  • OKI: 12 kasus
  • Muratara: 8 kasus
  • Empat Lawang: 5 kasus
  • Pagar Alam: 4 kasus
  • OKU: 3 kasus
  • Lubuklinggau: 2 kasus
  • PALI: 2 kasus
Example 120x600