Palembang, JITOE.com – Sebanyak 100 pelajar dari enam kabupaten/kota di Sumatera Selatan mengikuti program retret karakter Laskar Pandu Satria, yang digelar selama 10 hari mulai 1 hingga 10 Juli 2025 di Bumi Perkemahan Pramuka Palembang. Kegiatan ini menjadi sorotan karena menggunakan pendekatan semi-militer seperti pelatihan TNI/Polri untuk membentuk ketahanan mental dan kedisiplinan para pelajar.
Sebagian besar peserta berasal dari Kota Palembang dengan total 68 siswa, yang terdiri dari 46 siswa SMA dan 22 siswa SMK. Sisanya merupakan perwakilan dari Kabupaten Banyuasin (13 siswa), Muara Enim (5 siswa), Ogan Ilir (5 siswa), Ogan Komering Ilir (6 siswa), dan Kota Prabumulih (3 siswa).
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru secara langsung membuka kegiatan ini. Ia menyebut program tersebut sebagai bentuk respon terhadap kebutuhan pembinaan karakter pelajar, yang dinilai tidak bisa hanya dilakukan melalui pendidikan formal semata.
Dalam sambutannya, Herman Deru mengungkap pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini memadukan unsur psikologis, nilai keagamaan, dan disiplin. Inspirasi pelatihannya pun diambil dari metode pelatihan yang biasa diterapkan di lingkungan TNI dan Polri.
“Tujuan utamanya adalah membentuk generasi muda yang tangguh secara mental dan emosional. Retret ini menjadi ruang pembinaan yang komprehensif, bukan sekadar memberi sanksi, tapi juga membangun kesadaran diri mereka,” katanya.(*)












