Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
PalembangSUMSEL

Tanggapan Gubernur Sumsel Terkait Viral Warga Kayu Agung Temui Dedi Mulyadi

×

Tanggapan Gubernur Sumsel Terkait Viral Warga Kayu Agung Temui Dedi Mulyadi

Sebarkan artikel ini
Tanggapan Gubernur Sumsel Terkait Viral Warga Kayu Agung Temui Dedi Mulyadi
Tangkapan layar video Warga Sumsel Datangi Dedi Mulyadi | IG @dedimulyadi71

Palembang, JITOE.com – Langkah ekstrem seorang warga Kayu Agung, Ogan Komering Ilir (OKI), yang viral karena menemui Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bertujuan menitipkan anaknya ke barak militer demi lepas dari jerat narkoba, langsung menuai reaksi dari berbagai pihak. Tak hanya publik yang dibuat tercengang, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, juga ikut menanggapi.

Menurut Deru, orang tua dalam video viral itu bukan berasal dari kalangan tidak mampu. Ia menyebut keluarga tersebut memiliki latar belakang yang cukup, bahkan beberapa anggotanya berstatus pegawai negeri dan anggota kepolisian.

“Bukan karena ketidakmampuan (ekonomi), mungkin orang tuanya tidak terhendel anaknya pengguna narkoba itu,” kata Herman Deru.

Meski begitu, Deru mengingatkan Sumatera Selatan telah memiliki sejumlah lembaga resmi yang bisa dijadikan alternatif pembinaan bagi pengguna narkoba. Salah satunya adalah Rumah Sakit Ernaldi Bahar, yang menjadi pintu masuk untuk rehabilitasi atas rekomendasi dari BNN.

Baca Juga:   Palembang Siapkan Zona Penanganan Sungai Jelang Musim Hujan

“Sebetulnya orang tua yang sudah tidak terhendel lagi anaknya laporkan ke kita, kalau pemuda ya ada salurannya ke Dispora, tapi gerbangnya di Rumah Sakit Ernaldi Bahar,” jelas Deru.

Ia menegaskan Sumsel siap memfasilitasi proses rehabilitasi, selama laporan dilakukan sesuai prosedur. Tujuannya adalah agar para remaja yang terjerumus bisa kembali ke jalur yang benar dengan pendampingan yang tepat.

Sementara itu, video yang diviralkan akun Instagram @dedimulyadi71 telah ditonton 113 ribu view dan 112.394 suka. 
Video ditulis dengan caption: “Jauh-jauh dari Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, ingin menitipkan anaknya di barak militer #JawaBarat.”

Baca Juga:   DBD di Sumsel Tembus 309 Kasus, Kota Ini Jadi Penyumbang Terbanyak!

Sejumlah reaksi bermunculan. Di antaranya mempertanyakan dimanakah Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Komnas HAM, dan Gubernur Sumsel.

@kpai_official kenapa ini bisa lolos, anak sekolah bisa konsumsi narkoba, kenapa gak kalian Lindungi.kalian kerjanya ngapain sdh dibayar mahal2 sama rakyat juga. Oh iya ini @komnas.ham gimana ini orang tua nya malah maksa KDM. , apakah tdk melanggar HAM ini si bapaknya. Sdh memaksakan kehendaknya. Halo @bramastavarel.official sdh berbuat apa kau untuk anak muda yg sdh terjebak dgn narkoboy, bantuin tuh bina para korbannya,” tulis akun @andromeda2806

Makmano ni pak deru… Mlh bapak aing yg ngurusi sehat2 bapak aing @dedimulyadi71,” kata akun @dinachyntiyah98.(*)

Example 120x600