Palembang, JITOE.com – Pemerintah Kota Palembang mengalokasikan dana miliaran rupiah pada 2025 untuk memperbaiki 22 gedung sekolah yang mengalami kerusakan parah. Langkah ini menjadi bagian dari program prioritas pembangunan pendidikan di bawah kepemimpinan Wali Kota Ratu Dewa dan Wakil Wali Kota Prima Salam.
Kepala Dinas Pendidikan Palembang, Adrianus Amri, menjelaskan tahun ini pemerintah akan fokus menangani 22 bangunan sekolah yang kondisinya sudah tidak layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
“12 sekolah dasar (SD) dan 10 sekolah menengah pertama (SMP) yang kondisinya rusak berat,” kata Adrianus Amri,
Selain itu, dana juga akan disiapkan untuk membenahi dua SD dan tiga SMP lain yang hanya mengalami kerusakan ringan. Dengan pola prioritas, sekolah-sekolah yang dianggap darurat lebih dulu diperbaiki agar aktivitas belajar siswa tidak terganggu.
Tak hanya tahun ini, Pemkot Palembang juga sudah menyiapkan rencana jangka panjang. Pada 2026, perbaikan akan menyasar 99 SD dan 31 SMP, baik yang mengalami kerusakan ringan maupun berat.
Amri menegaskan, seluruh sekolah tingkat SD dan SMP yang berada di bawah kewenangan Pemkot Palembang akan diperbaiki secara bertahap. Tujuannya agar anak-anak di Palembang bisa menempuh pendidikan di gedung sekolah yang lebih aman dan nyaman.
Ia menambahkan, program perbaikan sekolah menjadi bagian penting dari visi Palembang Cerdas. Dengan fasilitas belajar yang layak dan memadai, kualitas pendidikan diharapkan bisa meningkat serta memberi dampak positif bagi masa depan generasi muda Bumi Sriwijaya.(*)












