Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
PalembangSUMSEL

Tahun 2024, Taman-taman Kota di Palembang Bakal Direvitalisasi

×

Tahun 2024, Taman-taman Kota di Palembang Bakal Direvitalisasi

Sebarkan artikel ini
Tahun 2024, Taman-taman Kota di Palembang Bakal Revitalisasi
Foto@Humas Pemkot Palembang

JITOE.com, Palembang – Taman-taman di Kota Palembang akan direvitalisasi pada tahun 2024. Demikian disampaikan Penjabat Gubernur Sumsel, Agus Fatoni, usai meninjau sejumlah taman di Palembang bersama Pj Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Jumat (29/12/2023).

Fatoni menjelaskan bahwa taman yang direvitalisasi akan dilengkapi dengan fasilitas untuk kegiatan olahraga, wisata, dan rekreasi bagi masyarakat.

“Juga penanaman pohon, perbaikan dan penambahan fasilitas, sarana dan prasarana,” ujar Fatoni.

Sementara pendanaan untuk revitalisasi taman akan bersumber dari APBD Sumsel, APBD Palembang, dan pihak ketiga. Selain itu bisa juga didapat dari dana tanggung jawab sosial perusahaan di Palembang.

Baca Juga:   UMK dan UMSK Palembang Resmi Naik 7,05 Persen, Berlaku Mulai 1 Januari 2026

“Besaran anggaran revitalisasi masih akan dihitung,” papar Fatoni.

Sementara itu, Pj Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan komitmennya untuk mengubah wajah Palembang menjadi lebih cantik dan optimal.

“Wajah kota itu berupa taman, infrastruktur perkotaan, optimalisasi dan pelayanan publik. Taman di kota Palembang ada 215, yang memang masih terlihat bagus ada 100. Sekitar 100 lebih taman butuh perbaikan,” kata Dewa.

Ia menjelaskan bahwa perbaikan taman tersebut akan dianggarkan dalam APBD 2024, dengan harapan mendapatkan dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk penataan jogging track di Taman Kambang Iwak dan taman lainnya.

Baca Juga:   12 Ribu Ton Beras CBP Asal Thailand Masuk Sumsel

“Untuk revitalisasi akan difokuskan seperti di Kambang Iwak yang ramai pengunjung. Taman di bawah LRT, taman di seputar Angkatan 45, Simpang Polda, POM IX dan lain-lain,” ungkap Dewa.

Dewa juga menyebutkan bahwa khusus untuk Taman Kambang Iwak, keramiknya sering rusak karena akar pohon di sekitar dan faktor lainnya. Oleh karena itu, lantai keramik akan diganti dengan granit yang lebih kasar untuk mencegah kecelakaan.(*)

Example 120x600