Palembang, JITOE.com – Pemerintah Kota Palembang menyiapkan anggaran ratusan miliar untuk menata Sungai Bendung yang selama ini jadi salah satu titik rawan banjir. Proyek besar sepanjang 5,9 kilometer itu rencananya akan dimulai pada 2026 dan ditargetkan rampung pada 2028.
Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kota Palembang, Marlina Sylvia, menjelaskan pembenahan akan difokuskan pada penguatan tanggul dan pengerukan kolam retensi. Nantinya, kawasan sungai tersebut juga ditata menyerupai Kambang Iwak agar tidak hanya berfungsi menahan banjir, tetapi juga bisa dimanfaatkan warga sebagai ruang publik.
“Tanggul sungai itu diperkuat dan kolam retensi dikeruk dan ditata seperti Kambang Iwak,” ujar Marlina.
Alokasi dana yang disiapkan untuk proyek ini mencapai Rp380 miliar. Namun, nilai tersebut kemungkinan meningkat hingga Rp425 miliar dengan dukungan dari Kementerian PUPR. Pemerintah berharap tambahan anggaran ini dapat mempercepat penyelesaian proyek sehingga banjir tahunan di Palembang bisa teratasi lebih cepat.
Menurut Marlina, Sungai Bendung membentang dari Jalan Ali Gatmir hingga Sukabangun. Perbaikan aliran air di jalur ini diharapkan mampu menurunkan potensi genangan yang kerap melumpuhkan aktivitas warga saat musim hujan.
Meski pembangunan fisik menjadi fokus utama, Marlina mengingatkan banjir tidak akan sepenuhnya teratasi tanpa peran serta masyarakat. Ia menegaskan pentingnya disiplin menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah dan limbah sembarangan ke aliran sungai.(*)












