Palembang, JITOE.com – Upaya mempercantik wajah Pasar 16 Ilir Palembang kembali dijalankan. Sekitar 60 pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini berjualan di lokasi tersebut akan ditata ulang penempatannya. Penataan ini juga disertai penguatan pengamanan dengan patroli 24 jam dan pemasangan CCTV untuk menciptakan rasa aman bagi pengunjung.
Pemerintah Kota Palembang melalui Satpol PP menyiagakan personel secara mobile di kawasan pasar tradisional ini. Selain itu, pos jaga dengan pengeras suara juga sudah disiapkan untuk menyampaikan imbauan kepada pengunjung dan pedagang terkait keamanan dan ketertiban.
Berbagai peringatan rutin disuarakan, mulai dari imbauan waspada terhadap aksi pencopetan hingga larangan memalak. Pengunjung pun diminta membawa identitas diri, baik KTP fisik maupun digital, saat berada di area pasar.
Tidak hanya menertibkan para PKL, pemerintah kota juga mulai membersihkan taman di sekitar pasar serta menata area parkir. Nantinya, pembayaran parkir akan diterapkan secara digital untuk mencegah parkir liar dan meningkatkan efisiensi.
Kamera pengawas atau CCTV kini terpasang di beberapa titik di kawasan Pasar 16 Ilir. Alat ini berfungsi untuk memantau aktivitas secara real time dan melaporkan pelanggaran langsung ke dinas teknis terkait.
Sekretaris Satpol PP Kota Palembang, Herison, menjelaskan bahwa sekitar 60 PKL akan ditempatkan di tiga blok khusus yaitu blok A, B, dan C. Proses penataan ini dilakukan secara bertahap bersama pihak kelurahan, kecamatan, dan Perumda Pasar Jaya.
“Sudah didata ada 60-an PKL yang akan kami tata lokasi dan saat ini pihak kelurahan dan kecamatan, serta Perumda Pasar Jaya Palembang sedang menggencarkan sosialisasi kepada para pedagang tersebut,” kata Herison, Kamis (15/05/2025).
Menurutnya, proses sosialisasi penting agar tidak terjadi salah paham saat relokasi dilakukan.
Melalui penataan ini, pemerintah berharap kawasan Pasar 16 Ilir menjadi lebih tertib, nyaman, dan layak dikunjungi, baik oleh warga lokal maupun wisatawan.(*)












