Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
PalembangSUMSEL

Penertiban Lapak Liar PKL di Pasar 16 Ilir Dilakukan Tengah Malam

×

Penertiban Lapak Liar PKL di Pasar 16 Ilir Dilakukan Tengah Malam

Sebarkan artikel ini
Penertiban Lapak Liar PKL di Pasar 16 Ilir Dilakukan Tengah Malam
Penertiban dan Penataan Pasar 16 ilir Palembang | Dok. JITOE

Palembang, JITOE.com – Kawasan Pasar 16 Ilir Palembang mendadak dibersihkan dari lapak liar milik pedagang kaki lima (PKL) pada malam Rabu (30/04/2025). Penertiban dilakukan tanpa pemberitahuan luas dan berlangsung saat aktivitas pasar sepi, agar tidak mengganggu aktivitas niaga dan menghindari potensi gesekan.

Pemkot Palembang mengerahkan ratusan petugas gabungan dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Damkar, TNI, Polri, hingga berbagai OPD. Aksi ini dipimpin langsung Asisten I Heri Aprian, dan dipantau oleh Asisten II Isnaini Madani, dimulai dengan apel di malam hari sebelum menyisir lapak yang menutup saluran air dan badan jalan.

Pembersihan saluran air menjadi prioritas awal. Petugas menertibkan bangunan liar dan sampah yang menyumbat aliran, lalu menyemprot dan membersihkan endapan yang menumpuk bertahun-tahun menggunakan armada Damkar dan dump truk.

Baca Juga:   Polrestabes Palembang Gerebek Gudang BBM Ilegal di Kertapati Amankan 2,8 Ton Solar Oplosan Sumur Bor

“Semua saluran air yang sebelumnya tersumbat sampah dan bangunan liar sudah kita bereskan, kemudian langsung disemprot oleh petugas Damkar untuk memastikan alirannya kembali normal. Pada malam-malam selanjutnya,” kata Asisten I Pemerintah Kota Palembang Heri, Rabu (30/4/2025).

Setelah saluran air, fokus berikutnya adalah mengembalikan fungsi jalan yang selama ini dikuasai lapak PKL. Termasuk untuk memulihkan jalur kendaraan umum seperti angkot yang terhambat akibat penyempitan jalan.

Menurut Heri, langkah ini tidak bermaksud mematikan usaha para pedagang, melainkan menata ulang agar kawasan pasar kembali nyaman. Pemkot bahkan telah bekerja sama dengan PD Pasar untuk menyiapkan lokasi berjualan yang lebih tertib.

Baca Juga:   Buruh Harian Keluhkan Selang Tertinggal Dalam Tubuh?

“Justru kita ingin memberikan tempat yang lebih layak,” ungkapnya.

Pemilihan waktu malam hari disebut sebagai strategi untuk menghindari konflik dengan pedagang. Siang hari dianggap terlalu berisiko karena padatnya aktivitas jual beli.

Puluhan armada dari Dinas Lingkungan Hidup dan Satpol PP ikut mengangkut puing dan material bekas bongkaran. Bahkan mobil derek Dishub ikut diturunkan untuk membersihkan kawasan.

Penertiban ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang Pemkot Palembang dalam menata kawasan Pasar 16 Ilir agar kembali menjadi ruang yang bersih, tertib, dan layak untuk aktivitas perdagangan.(*)

Example 120x600