Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
PalembangPendidikanSUMSEL

Pemulihan Pembelajaran Pasca Pandemi, Disdik Palembang Kembangkan Kurikulum Merdeka Belajar

×

Pemulihan Pembelajaran Pasca Pandemi, Disdik Palembang Kembangkan Kurikulum Merdeka Belajar

Sebarkan artikel ini
Pemulihan Pembelajaran Pasca Pandemi, Disdik Palembang Kembangkan Kurikulum Merdeka Belajar

JITOE – Sebagai opsi tambahan dalam rangka melakukan pemulihan pembelajaran pasca pandemi Covid-19, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang berupaya mengembangkan kurikulum Merdeka Belajar di seluruh sekolah tingkat SD dan SMP yang menjadi tanggung jawabnya.

Kepala Dinas Pendidikan Palembang Akhmad Zulinto, Selasa (27/07/2022), menjelaskan sekarang ini sebagian besar sekolah di Kota Palembang masih menggunakan kurikulum 2013.

Berdasarkan data dari 778 satuan pendidikan tingkat SD dan SMP yang berada di bawah pembinaan Disdik Palembang, baru 195 sekolah yang menerapkan kurikulum merdeka belajar.

Baca Juga:   Kolonel Laut Widyo Sasongko Jabat Danlanal Palembang yang Baru

Melihat masih banyaknya sekolah yang belum menerapkan kurikulum tersebut, pihaknya berupaya secara bertahap mengembangkannya sehingga pada tahun ajaran baru tahun depan seluruh sekolah bisa menerapkan kurikulum merdeka belajar.

Menurut dia, kurikulum merdeka belajar merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam dimana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.

Dalam proses pembelajaran guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik.

Kemudian, kurikulum ini terdapat proyek untuk menguatkan pencapaian profil pelajar Pancasila yang dikembangkan berdasarkan tema tertentu ditetapkan oleh pemerintah.

Baca Juga:   AMM OKU Tuntut Menag Minta Maaf dan Cabut Surat Edaran Pengeras Suara di Masjid dan Mushola

Proyek tersebut tidak bertujuan untuk mencapai target capaian pembelajaran tertentu, sehingga tidak terikat pada konten mata pelajaran.

Melalui penerapan kurikulum merdeka belajar, diharapkan bisa meningkatkan kualitas kegiatan belajar dan mengajar di sekolah serta sumber daya manusia Bumi Sriwijaya ini, kata Kadisdik. (*)

Antara
Editor: M. Anton

Example 120x600