Palembang, JITOE.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyoroti keterbatasan jumlah mitra Bulog dalam menyerap hasil panen petani. Saat ini, hanya ada enam mitra Bulog yang beroperasi, sehingga belum cukup untuk menampung jumlah gabah yang dihasilkan petani.
Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan, Elen Setiadi, menjelaskan bahwa Sumatera Selatan memiliki potensi panen yang besar, dengan produksi harian yang dapat mencapai lebih dari 10 ribu ton gabah. Beberapa daerah, seperti Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Komering Ilir, dan Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, diperkirakan akan memasuki masa panen raya dalam waktu dekat.
“Jadi kami fokus ke empat daerah itu dulu. Untuk mekanismenya ada dua cara yang kami pastikan, yaitu apakah nanti Bulog melalui mitra yang langsung menyetor di petani, atau nanti petani yang menyetorkan hasilnya ke tempat yang ditentukan oleh Bulog,” ujar Elen usai rapat koordinasi terkait penyerapan dan pengendalian harga gabah di Palembang Senin (10/02/2025)..
Dia mengatakan bahwa pemerintah sedang berupaya mengawal penyerapan gabah agar sesuai dengan harga pembelian pemerintah (HPP) yang disampaikan Presiden Prabowo yakni Rp6.500 per kilogram.
Sementara itu, Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Mokhamad Suyamto, menegaskan bahwa meskipun Bulog membeli seluruh kualitas gabah dengan harga Rp6.500 per kilogram, petani tetap diharapkan menjaga kualitas hasil panen mereka. Ia menyebutkan bahwa gabah yang masih mengandung jerami atau kotoran tetap akan diterima, namun kualitas yang lebih baik akan memberikan hasil yang lebih optimal.
“Memang kualitas hasil gabah tetap sesuai dengan hasil tanahnya. Sebagai contoh, misal pada saat nanti gabah yang kami terima yang masih ada jerami dan segala macamnya. Maka nanti kami akan terima semuanya,“ kata dia.
Berdasarkan Keputusan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Nomor 2 Tahun 2025, HPP gabah kering panen (GKP) di tingkat petani ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram, dengan kadar air maksimal 25 persen dan kadar hampa maksimal 10 persen.(*)












