Palembang, JITOE.com – Sejumlah kawasan strategis di Kota Palembang mulai mendapat perhatian khusus dari pemerintah setempat. Tak hanya Pasar 16 Ilir, sejumlah titik lainnya seperti area bawah Jembatan Ampera, Benteng Kuto Besak, hingga kawasan 7 Ulu juga masuk dalam rencana penataan menyeluruh yang bertujuan memperindah wajah kota.
Salah satu hal yang sering dikeluhkan warga saat berada di Pasar 16 Ilir adalah kehadiran para pengamen. Oleh sebab itu, pengelolaan terhadap aktivitas pengamen pun turut dibenahi. Pemerintah memberikan ruang bagi pengamen yang memiliki kemampuan bermusik dan bernyanyi dengan baik, sementara mereka yang dianggap merugikan atau mengganggu akan ditindak dengan tegas sesuai aturan.
Sebagai bagian dari pengamanan, petugas dari Dinas Perhubungan dan Satpol PP telah dikerahkan untuk menjaga pos terpadu. Mereka juga bekerja sama dengan institusi vertikal seperti kepolisian dan TNI agar ketertiban di area pasar tetap terjaga. Untuk memperkuat sistem keamanan, tiga titik kamera pengawas (CCTV) dipasang, dengan harapan dapat memudahkan pemantauan aktivitas pasar secara real time. Satpol PP pun diarahkan untuk menjalankan tugasnya secara persuasif dan tidak represif.
Di sisi lain, edukasi masyarakat pun menjadi perhatian. Pemerintah memasang delapan titik pengeras suara yang digunakan untuk menyampaikan informasi penting kepada masyarakat dan menerima pengaduan langsung dari warga. Selain itu, keberadaan polisi wisata yang berpatroli secara mobile selama 24 jam juga menjadi bagian dari strategi baru dalam menghadirkan rasa aman bagi pengunjung.
Langkah awal yang dilakukan Pemerintah Kota Palembang dalam penataan Pasar 16 Ilir diawali dengan menyusun regulasi terkait pedagang kaki lima (PKL). Langkah ini dinilai penting sebagai dasar hukum dalam menertibkan dan menata ulang lokasi agar lebih teratur.
“Upaya ini untuk membuat warga yang sedang berada di Pasar 16 Ilir dapat lebih nyaman,” kata Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, Senin (21/04/2025).
Menurutnya, jika kawasan ini berhasil ditata dengan baik, maka nilai estetika kota juga akan meningkat.(*)












