Palembang, JITOE.com – Pemerintah Kota Palembang bersama BBWS Sumatera VIII tengah mengupayakan pinjaman dari Loan World Bank senilai lebih dari Rp705 miliar untuk membiayai proyek pengendalian banjir di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bendung. Proyek tersebut menjadi salah satu prioritas karena kawasan tersebut mencakup daerah padat penduduk dan memiliki potensi genangan cukup tinggi.
Dana pinjaman tersebut nantinya akan digunakan untuk menata kawasan sepanjang 5,4 kilometer yang mencakup wilayah Talang Aman, Simpang Polda, dan Simpang IBA.
“Kalau terwujud, ini mampu mengurangi banjir di sebagian kota Palembang. Untuk persoalan sosial dan lingkungan sudah selesai semua, tinggal kita tunggu tindaklanjutnya,” kata Ratu Dewa, Kamis (24/07/2025).
Kepala BBWS Sumatera VIII, Agus Safari, menyebut skema pendanaan ini menggunakan pinjaman karena pemerintah pusat saat ini sedang menjalankan efisiensi anggaran.
Ia mengungkapkan total dana yang dibutuhkan untuk tahap pertama dan kedua proyek mencapai Rp705,8 miliar.
Agus menjelaskan setelah usulan diajukan, pihak Loan World Bank akan turun langsung melakukan verifikasi di lapangan. Dua hal utama yang akan diperiksa adalah penyelesaian persoalan sosial serta ketersediaan lahan yang dibutuhkan untuk pengerjaan proyek.
“Syarat utama dalam pemberian pinjaman ini, yakni syarat utamanya masalah sosial sudah selesai, dan lahan tersedia. Selanjutnya mereka akan melakukan verifikasi lapangan tentang pemenuhan syarat yang dilakukan.” pungkas Agus.(*)












