Palembang, JITOE.com – Pemerintah Kota Palembang menegaskan tidak memiliki keterlibatan dalam penyelenggaraan kejuaraan karate yang menggunakan nama “Piala Wali Kota Palembang”.
Klarifikasi tersebut disampaikan Wali Kota Palembang menyusul beredarnya informasi terkait pelaksanaan kejuaraan karate yang mencatut nama jabatan kepala daerah.
Dalam keterangannya, Wali Kota Palembang menyampaikan bahwa dirinya, baik secara pribadi maupun dalam kapasitas jabatan, tidak pernah menjalin kerja sama, melakukan audiensi, atau membangun komunikasi apa pun dengan pihak penyelenggara kegiatan tersebut.
Pemkot Palembang juga memastikan tidak pernah memberikan izin penggunaan nama Wali Kota Palembang dalam kegiatan kejuaraan karate dimaksud.
“Wali Kota Palembang dan Pemerintah Kota Palembang tidak pernah memberikan, menerima, maupun menarik sumbangan atau bantuan dalam bentuk apa pun yang berkaitan dengan kegiatan dimaksud,” tegas Ratu Dewa.
Dia juga memastikan tidak pernah terlibat dalam struktur kepanitiaan maupun kepengurusan kejuaraan karate tersebut.
Menindaklanjuti adanya pihak yang mengatasnamakan Wali Kota Palembang, pemerintah kota menyatakan akan meminta klarifikasi serta mendorong pihak penyelenggara untuk bertanggung jawab penuh atas kegiatan yang telah dilaksanakan.
“Kita akan minta klarifikasi, serta didorong agar penyelenggara bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan,” tambahnya..
Pemkot Palembang menegaskan komitmennya untuk melindungi masyarakat serta mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam setiap penyelenggaraan kegiatan yang melibatkan nama pemerintah daerah di masa mendatang.(*)












