Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
SUMSEL

Jemaah Lansia Asal Pagaralam Hilang Sebulan di Tanah Suci Tanpa Pendamping

×

Jemaah Lansia Asal Pagaralam Hilang Sebulan di Tanah Suci Tanpa Pendamping

Sebarkan artikel ini
Jemaah Lansia Asal Pagaralam Hilang Sebulan di Tanah Suci Tanpa Pendamping
Jemaah haji asal Pagaralam bernama Nurimah Mentajim | Foto: Humas Kanwil Kemenag Sumsel

Palembang, JITOE.com – Seorang jemaah haji lansia asal Pagar Alam, Sumatera Selatan, Nurimah Mentajim (80), dilaporkan hilang sejak hampir sebulan lalu di Tanah Suci. Ia diketahui mengidap demensia dan berangkat haji tanpa didampingi keluarga, yang membuat proses pencarian menjadi lebih sulit hingga saat ini belum membuahkan hasil.

Informasi hilangnya Nurimah disampaikan oleh Humas Kementerian Agama Sumatera Selatan, Abdul Qudus, yang menjelaskan bahwa jemaah dari kloter 19 Embarkasi Palembang itu terakhir terlihat pada 28 Mei 2025, dua hari setelah tiba di Makkah.

“Dia terlihat di CCTV meninggalkan kamar dan meninggalkan seluruh identitasnya. Infonya ibu Nurimah mengidap penyakit demensia,” kata Qudus

Baca Juga:   DKPP Target 75 Peternak Ayam Petelur Sumsel Bersertifikat NKV September Ini

Menurutnya, pada saat Nurimah meninggalkan hotel, teman sekamarnya tengah berada di Masjidil Haram dan tidak mengetahui keberadaannya. Sejak saat itu, Nurimah belum kembali ke hotel maupun ke rombongan kloternya.

Tim Perlindungan Jemaah dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi masih terus berupaya mencari Nurimah. Seluruh perkembangan pencarian juga rutin disampaikan kepada pihak keluarga di Indonesia.

Kementerian Agama menyebutkan meski belum ditemukan secara fisik, ibadah haji atas nama Nurimah tetap dilaksanakan melalui mekanisme badal haji. Tindakan ini juga diambil terhadap dua jemaah lain dari Embarkasi Surabaya dan Banjarmasin yang juga dilaporkan hilang.

Baca Juga:   Sumbangan Perpisahan Rp210Ribu Dinilai Besar, Ini Tanggapan Komite SMPN 46 Palembang

Qudus menambahkan bahwa jemaah yang menghilang tetap diprioritaskan dalam proses pencarian, meski secara syariat, hak ibadah mereka telah ditunaikan.

“Meski sudah dibadalhajikan, pencarian terhadap Ibu Nurimah tetap kami lakukan,” ujarnya.

Pihak panitia juga mengingatkan pentingnya pendampingan bagi jemaah lanjut usia, terutama yang memiliki riwayat gangguan ingatan seperti demensia, demi keselamatan dan kelancaran pelaksanaan ibadah haji.

Example 120x600