Palembang, JITOE.com – Kondisi jalan nasional Palembang–Betung kian mengkhawatirkan. Kerusakan sepanjang kurang lebih 14 kilometer membuat jalur utama ini menghambat distribusi barang. Tidak sedikit pula pengendara roda dua yang terjatuh akibat kondisi jalan yang memburuk. Jalan yang bergelombang dan aspal licin kerap membuat truk terperosok hingga menyebabkan antrean kendaraan.
Masyarakat, terutama sopir truk dan pengendara pribadi yang setiap hari melintas, semakin resah. Mereka berharap pemerintah segera memperbaiki jalan agar perjalanan kembali aman dan lancar.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan perbaikan tidak boleh lagi ditunda. Menurutnya, jalur tersebut merupakan urat nadi transportasi yang menghubungkan Palembang dengan Betung, bahkan menjadi akses penting logistik antarprovinsi di Sumatera.
“Kami sudah menyurati dan langsung berkomunikasi dengan Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR. Setelah dicek, ternyata alokasi anggaran untuk perbaikan jalan Palembang–Betung ini masih sangat kecil, padahal panjang kerusakannya mencapai 14 kilometer dan kondisinya membahayakan pengguna jalan,” ungkap Deru, Senin (23/09/2025).
Menurutnya Pemprov Sumsel tidak bisa langsung menangani kerusakan karena status jalan tersebut berada di bawah kewenangan pemerintah pusat. Namun ia memastikan pemerintah daerah tidak tinggal diam dan terus mendorong agar langkah cepat segera diambil.
“Kami terus mendesak agar Kementerian PUPR segera turun tangan melakukan perbaikan, sebab jalan ini jalur vital perekonomian dan aktivitas masyarakat,” tambah Deru.(*)












