Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
OKISUMSEL

Hasil Lab Keracunan MBG di OKI: Makanan dan Air Minum Terkontaminasi Bakteri E Coli

×

Hasil Lab Keracunan MBG di OKI: Makanan dan Air Minum Terkontaminasi Bakteri E Coli

Sebarkan artikel ini
Hasil Lab Keracunan MBG di OKI: Makanan dan Air Minum Terkontaminasi Bakteri E Coli
Suasana siswa yang keracunan makan bergizi gratis saat berada di Puskemas Pedamaran, OKI | Foto: Istimewa

OKI, JITOE.com – Kasus dugaan keracunan makanan bergizi gratis di Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, akhirnya mulai terungkap. Hasil laboratorium menyebutkan bahwa dua menu makanan, yakni tahu krispi dan soto ayam, bersama sampel air minum yang dikonsumsi siswa, positif mengandung bakteri E Coli.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sumsel, Dedy Irawan, mengatakan bakteri tersebut dapat berkembang biak dengan cepat pada makanan maupun air yang terkontaminasi, sehingga menimbulkan infeksi dan sakit pada tubuh orang yang mengonsumsinya.

“Yang pasti terjadi kontaminasi pada soto, tahu krispi, dan airnya, sehingga bakteri E Coli-nya berkembang biak dan menyebabkan infeksi atau sakit pada manusia yang mengonsumsinya,” ungkapnya.

Baca Juga:   Pemkot Palembang Bakal Tambah 777 Unit Lampu Jalan

Dinas Kesehatan Sumsel menerima laporan ini dari dua lembaga berbeda. Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL) memeriksa sampel air bersih dan air minum, sedangkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Palembang menguji sampel makanan. Hasilnya, dua menu makanan tidak memenuhi syarat, sementara air dinyatakan positif terkontaminasi.

Dedy menambahkan, sampel tersebut baru dikirim setelah kejadian keracunan. Karena harus melalui uji kultur, proses pengujian memerlukan waktu cukup lama hingga hasilnya keluar.

Pihaknya juga memastikan asal sumber air yang digunakan pada satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG). Dari informasi yang diperoleh, air untuk memasak berasal dari air isi ulang, sedangkan air untuk mencuci bahan makanan didatangkan menggunakan mobil tangki.

Baca Juga:   Pemkot Palembang Dirikan Tiga Stasiun Pompa Air

Sebelumnya, sekitar 80 siswa di OKI mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis. Mereka mengeluhkan sakit perut, mual, hingga muntah, sehingga langsung mendapat penanganan medis.(*)

Example 120x600