Palembang, JITOE.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggulirkan tujuh program prioritas untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat pondasi pembangunan di seluruh wilayah. Program ini mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari ekonomi kerakyatan, pendidikan, hingga tata kelola pemerintahan dan pelestarian budaya.
Gubernur Sumsel Herman Deru menekankan bahwa seluruh program disusun berbasis data agar pelaksanaan pembangunan lebih terarah dan tidak sporadis. Menurutnya, tanpa rencana yang didukung data, arah pembangunan cenderung tidak efektif.
Tujuh arah pembangunan yang dimaksud meliputi penguatan sumber daya manusia (SDM) berdaya saing, pengembangan ekonomi lokal yang adil dan inklusif, serta mendorong ketahanan daerah terhadap krisis energi, air, dan pangan. Pemprov juga mendorong pembangunan infrastruktur yang merata dan terintegrasi di seluruh kabupaten/kota.

Tak hanya itu, penciptaan lapangan kerja serta penguatan sistem perlindungan sosial turut masuk dalam agenda prioritas untuk menurunkan angka kemiskinan. Di saat yang sama, perbaikan tata kelola pemerintahan melalui digitalisasi pelayanan publik juga diutamakan.
Gubernur juga menyoroti pentingnya penguatan nilai-nilai keberagaman dan budaya lokal. Ia menilai toleransi berbasis kearifan lokal harus tetap dijaga melalui seni, budaya, dan kehidupan beragama yang harmonis.
“Saya berharap di tahun 2026 lebih mempertegas tentang kesiapan daerah agar membangun daerah nya sesuai dengan potensi nya masing-masing, tidak bisa jenis pembangunannya sama, karena memang potensi kab/Kota berbeda,” kata Herman Deru saat memaparkan program tersebut di acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di Novotel Palembang, Senin (28/04/2025).(*)












