Palembang, JITOE.com – BMKG Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem menjelang Lebaran. Kota Palembang diperkirakan akan mengalami peningkatan curah hujan pada H-7 Lebaran setelah sempat mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir.
Menurut Kepala Unit Data dan Informasi BMKG SMB II Palembang, Sinta Andayani, kondisi cuaca saat ini masih berpotensi hujan, meskipun intensitasnya menurun.
“Dalam waktu tiga hari ini hujan di Palembang potensinya masih ada, namun intensitasnya ada penurunan, setelah tiga hari ke depan hujan akan kembali meningkat intensitasnya di Kota Palembang,” kata Sinta, Kamis (20/03/2025).
Selain itu, BMKG juga terus memantau tinggi air Sungai Musi, mengingat pasang surut masih menjadi faktor yang dapat meningkatkan risiko banjir dan genangan di beberapa wilayah. Berdasarkan data prakiraan, puncak pasang tertinggi Sungai Musi di bulan Maret diperkirakan terjadi pada 24-26 Maret 2025, dengan ketinggian maksimum mencapai 3,4 meter.
Fenomena cuaca yang tidak menentu ini, termasuk kombinasi antara cuaca panas dan hujan pada siang hari, dipengaruhi oleh proses kondensasi dari pertumbuhan awan hujan. Ketika suhu udara naik dan awan mencapai titik jenuh, hujan pun terjadi.
“Periode kewaspadaan cuaca ekstrem ini diperkirakan sampai datang musim pancaroba pada April- Mei 2025 mendatang,” ungkap Sinta.
Menurutnya, kondisi cuaca yang cepat berubah membuat pemantauan secara berkala menjadi sangat penting.
Untuk itu, masyarakat diimbau agar tetap waspada, terutama terhadap kemungkinan banjir dan perubahan cuaca mendadak, mengingat Sumatera Selatan masih berada dalam periode musim hujan.(*)












